6 Tips Interview Kerja Agar Peluang Keterima Lebih Besar!


main img here
Posted by:
Author Unknown
-Published by:
Sebelum menghadapi interview kerja, tentu kamu akan mencari pertanyaan saat interview dan apa kiat-kiat yang perlu dilakukan.
Kalau iya? Kamu berada di tempat yang tepat. Ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan dan kamu hindari dalam momen interview.
Ada cara dalam menjawab pertanyaan interview kerja agar membuat HRD dan user alias calon atasan kamu lebih terkesan.
Cara berpakaian, pesona percaya diri, juga menjadi penilaian pewawancara dalam interview kerja.

Do’s and Don’ts dalam Interview Kerja

Pasti ada perasaan grogi ketika akan menghadapi wawancara kerja untuk kali pertama.
Untuk menghindari hal-hal yang enggak diinginkan, siapkan pena dan kertas untuk mencatat poin-poin penting berikut yuk, Sobat desty!

Dresscode

Pekajari kantor yang akan kamu lamar untuk bekerja. Apakah karyawan di sana menganut kultur kasual atau formal?
Untuk perusahaan resmi umumnya sudah memiliki akun media sosial bercentang biru sehingga kamu bisa menyesuaikan lifestyle di kantor tersebut.
Pilih warna pakaian yang membuat kamu percaya diri. Hindari mengenakan pakaian dengan motif berlebihan untuk mendukung kesan pertama yang baik.

Tepat waktu

Di manapun kantor kamu berada pastikan kamu selalu tepat waktu.
Alangkah baiknya jika kamu datang lebih awal dari jadwal interview yang disepakati bersama sebagai bentuk respect terhadap pewawancara.
Setidaknya kamu sudah tiba di lokasi interview 30 menit lebih awal. Jika interview dilakukan secara online, pastikan 10-20 menit kamu sudah siap dengan laptop dan lingkungan yang jauh dari kebisingan.

Aktif, tetapi bicara seperlunya

Dalam wawancara kerja, kamu akan menjelaskan siapa diri kamu dan kenapa kamu ingin melamar di perusahaan tersebut.
Pastikan kamu tidak berlebihan dalam mempresentasikan diri kamu. Bikin mereka terkesan dengan pemilihan diksi dan pembawaan kamu yang rileks.
Ketika pewawancara memberi kesempatan bertanya, aktiflah dalam menanyakan deskripsi pekerjaan, posisi, dan bagaimana prospek tempat kamu bekerja dalam lima tahun mendatang.

Don't do this…

Panik

Sobat desty, rileks. Tetap rileks. Ingat, ini adalah pekerjaan yang kamu inginkan dan kamu memenuhi kualifikasi yang diminta sehingga dipanggil dalam interview kerja.
Ketika kamu panik di tengah-tengah proses wawancara, ingatlah untuk bersikap profesional. Anggap saja ini tantangan pertama sebelum benar-benar terjun ke dunia kerja atau kantor baru.
Jawab pertanyaan dengan tenang dan jujur.

Bahas gaji sebelum ditanya

Hidnari menanyakan range salary dalam wawancara tahap awal, kecuali pewawancara yang memulai lebih dulu.
Sebab, ada beberapa tahapan yang perlu kamu lalui dalam interview kerja. Ada beberapa user berbeda yang akan bersinggungan dengan pekerjaan kami di tempat kerja.

Curhat

Dalam wawancara kerja hindari membahas hal-hal yang sifatnya terlalu personal.
Pastikan kamu tahu kapasitas kamu dan hal-hal penting saja yang kamu bahas dalam wawancara kerja.
Dengan begitu, pewawancara akan menganggap kamu bersikap profesional di lingkungan pekerjaan.
Itu dia beberapa hal yang perlu kamu perhatikan ketika akan melakukan interview kerja.
Pastikan kamu sudah memiliki bekal yang baik dan ringkas dalam menjelaskan diri kamu.
Desty Link in Bio.jpg
Agar lebih ringkas menjelaskan diri kamu, desty.page bisa jadi solusi untuk kamu gunakan sebagai digital portfolio kepada para pewawancara.
Dengan link ringkas berikut kamu dapat menyematkan beberapa link media sosial, CV, juga arsip pekerjaan yang pernah kamu lakukan selama magang, freelance, maupun pekerjaan di perusahaan sebelumnya.
Jika kamu memiliki usaha kecil-kecilan di marketplace bisa cantumkan juga dalam desty.page kamu.
Gimana, udah tercerahkan dan siap mengikuti interview besok, Sobat desty?