4 Tips Bisnis UMKM Bertahan Saat PPKM


main img here
Posted by:
Author Unknown
-Published by:
Sejak pemerintah menerapkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), banyak bisnis UMKM yang ikut terdampak. Seperti bisnis usaha yang tutup, sepi pengunjung, hingga target penjualan yang merosot.
Dikutip dari Suara.com, pemerintah kembali memperpanjang masa PPKM area Jawa-Bali hingga 18 April 2022. Nah, masih ada sembilan daerah di tingkat Level 3.
Untuk para pelaku UMKM enggak perlu khawatir lagi ketika PPKM diberlakukan. Ada beberapa tips yang dapat kamu lakukan. Kamu bisa melihat PPKM ini dari sisi lain, yaitu fleksibilitas.
Usaha yang kamu jalani harus sesuai dengan perkembangan zaman jika ingin tetap menguntungkan. Meskipun masih dalam masa pandemi, pelaku bisnis UMKM harus tetap bisa bergerak.

Cara Bisnis UMKM Bertahan di Masa PPKM

Berikut ini tips agar kamu dapat tetap bertahan meski di tengah masa PPKM:

1. Optimalkan media sosial

Pemerintah menganjurkan masyarakat Indonesia untuk mengurangi aktivitas di luar rumah. Sehingga banyak dari mereka yang melakukan pekerjaan di rumah.
Namun ternyata banyaknya pekerjaan yang dilakukan di rumah membuat media sosial kian populer. Hal ini tentu saja bisa dijadikan celah untuk kamu supaya bisa bertahan di masa pandemi.
Jika promosi secara offline dibatasi, manfaatkan promosi online menggunakan media sosial. Bahkan jangkauan promosi kamu akan lebih luas lagi dibandingkan promosi offline.
Promosi via online pun enggak membutuhkan banyak tenaga dan modal. Kamu butuh kreativitas dan mengikuti perkembangan tren populer di dalamnya.
Manfaatkan media sosial yang saat ini banyak dipakai orang, contohnya Instagram dan TikTok.

2. Terlibat dalam banyak komunitas

Bergabung dengan komunitas akan sangat membantu bisnis UMKM kamu. Ikut dalam komunitas artinya kamu memperluas jaringan.
Ada banyak informasi yang dapat kamu peroleh, termasuk orang-orang baru yang berpotensi menjadi rekan bisnis atau pelanggan tetap bisnis UMKM yang kamu rintis.
Komunitas tersebut bisa kamu temukan secara online maupun offline. Jika memungkinkan, carilah komunitas yang memang sesuai dengan produk yang kamu jual.

3. Manfaatkan layanan perbankan

Kebanyakan para pelaku UMKM tersendat dengan masalah modal ketika berada dalam masa pandemi. Karena dampak PPKM terhadap UMKM ini sangat signifikan.
Jika kamu darurat modal, tentu saja layanan dari pihak perbankan bisa jadi opsi. Apalagi sekarang ini juga telah banyak perbankan yang memberikan pemberdayaan pada bisnis UMKM dengan berbagai fitur.

4. Ikut pelatihan UMKM

Keterampilan bisnis kamu juga harus diasah dengan mengikuti berbagai pelatihan khusus UMKM. Apalagi kalau kamu punya kemampuan yang minim di dunia pemasaran online atau digital marketing. Sebab, di masa pandemi ini digital marketing sangat berperan penting.
Dalam pelatihan UMKM, kamu akan belajar banyak tentang cara melakukan promosi bisnis secara online. Contohnya memanfaatkan media sosial yang benar untuk promosi online.
Jika mendapat bantuan untuk bisnis UMKM, sebaiknya tingkatkan keterampilan digital marketing kamu agar usaha kamu tetap laris di tengah pandemi.
Itulah beberapa tips agar bisnis UMKM kamu dapat bertahan di masa PPKM. Aktivitas masyarakat yang dibatasi membuat kamu dan para pebisnis lain harus segera beralih ke media online untuk promosi bisnis.
Tetap semangat, Sobat desty!
CTA Button Blog Desty Page.jpg