Tips Bikin Usaha Jastip Laris Manis dan Banjir Pesanan


main img here
Posted by:
Author Unknown
-Published by:
Bisnis jastip terbilang peluang manis untuk dijalankan tetapi tidak berada dalam top of mind calon pebisnis.
Itu karena bisnis jastip dapat dilakukan ketika ada momen tertentu. Namun sebenarnya, bisnis jastip juga dapat dilakukan tanpa menunggu AHA Moment.
Banyak pertanyaan dari mana modal berasal dan bagaimana alur mengerjakan usaha jastip.
Cara memulai usaha jastip sebenarnya mudah, dan akan sangat mudah bagi orang yang kerap melakukan perjalanan bisnis atau traveling.

Siapa Saja Yang Bisa Melakukan Usaha Jastip?

Usaha jastip hadir ketika stok produk atau barang dengan minat yang tinggi hanya tersedia dalam jumlah terbatas atau penjualan di area tertentu.
Pelaku usaha jastip bukan orang yang serta merta hadir membuka usaha jasa titip tanpa arah.
Jangan sampai membuka usaha jastip tetapi belum mengenali situasi di lapangan.
Berikut siapa saja yang dapat dengan mudah melakukan usaha jastip:

1. Traveler

Profesi traveler sejatinya menampilkan sisi lain budaya suatu daerah termasuk tradisi dan kuliner.
Dalam perjalanan sebagai traveler, pastinya mengunjungi beberapa lokasi yang jarang ditempuh wisatawan lokal.
Contohnya ke area pedesaan, pegunungan yang hanya dapat dijangkau transportasi tertentu, hingga pelosok daerah.
Dari lokasi-lokasi anti mainstream yang dilalui traveler, ada peluang untuk membuka usaha jastip bagi rekanan terdekat.
Jika memungkinkan, traveler juga dapat membuka usaha jastip melalui media sosial.

2. Auditor

Profesi auditor yang bekerja pada kantor audit publik akan berkomunikasi dengan lebih dari satu perusahaan yang menggunakan jasa audit.
Perjalanan bisnis akan sering dilakukan oleh auditor terutama daerah perkotaan tempat klien kantor berada.
Jenis usaha jastip yang ditawarkan oleh seorang auditor dapat berupa jastip camilan khas, produk fashion di perkotaan besar, hingga limited electronic product yang mungkin hanya dirilis di beberapa kota besar.

3. Jurnalis

Seorang jurnalis memiliki kewajiban untuk mewartakan berita, peristiwa, atau mengunjungi lokasi yang layak untuk diulas dan diketahui oleh khalayak publik.
Untuk konteks peluang usaha jastip, peluang ini lebih dekat dengan profesi jurnalis gaya hidup yang jarang diburu waktu dan memang pergi berpelesir mencari konten kuliner dan tempat wisata.
Di samping bekerja sebagai pewarta, jurnalis dapat membuka peluang usaha jastip saat berkunjung ke beberapa daerah pelosok maupun lokasi yang sedang tren dikunjungi.

4. Fotografer

Jangkauan perjalanan fotografer tidak bisa ditebak. Ada yang mendapatkan klien di perkotaan, ada juga yang mendapatkan klien yang ingin melakukan pemotretan di area pelosok atau kawasan wisata alam.
Setelah melakukan pemotretan, fotografer bisa juga membuka usaha jastip ketika berada di kawasan tertentu.

5. Konsultan

Sebelum segala sesuatunya dapat dilakukan secara online, seorang konsultan perlu melakukan pertemuan dengan klien.
Misalnya konsultan di bidang proyek, pertemuan dengan klien adalah kewajiban untuk melakukan perencanaan dan pengawasan proyek konstruksi.
Dalam sela-sela pekerjaan atau ketika pekerjaan selesai dikerjakan, konsultan dapat menjalankan usaha jastip.
Dari beberapa profesi di atas, dapat disimpulkan usaha jastip dapat dilakukan perseorangan.
Jika memungkinkan memiliki rekan untuk bekerja sama akan lebih baik untuk membagi pekerjaan terutama dalam checklist pencatatan pesanan dan pembelian.

Tips Usaha Jastip Berjalan Lancar dan Banjir Pesanan

Dalam menjalankan usaha jastip ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar usaha berjalan lancar.
  • Manajemen Waktu

Enggak cuma untuk pelaku usaha jastip, keterampilan mengatur waktu dalam bekerja juga diperlukan di setiap profesi.
Dengan memiliki manajemen waktu yang baik artinya dapat menghargai setiap waktu dan dapat meluangkan waktu untuk diri sendiri.
Manajemen waktu yang baik juga dapat menciptakan mood bekerja yang baik pula sehingga pelayanan kepada pelanggan pun ikut memberikan yang terbaik.
  • Memiliki Komunikasi Baik dengan Konsumen dan Penjual

Untuk pelaku usaha jastip yang kali pertama berbelanja di sebuah toko atau gerai pastikan menjalin hubungan baik dengan pemilik toko.
Ketika produk yang dipesan mendapatkan repeat order, pemilik toko pun tak segan untuk merekomendasikan produk unggulan dengan kualitas terbaik.
Selain itu, menjaga hubungan baik dengan pelanggan pun perlu dilakukan agar mendapat kepercayaan.
Pelanggan yang puas dengan pelayanan usaha jastip berpotensi direkomendasikan ke beberapa rekanan pelanggan.
Rekomendasi dari pelanggan tetap melalui words of mouth akan lebih dipercaya dan mendatangkan pelanggan tetap lainnya.
  • Adakan Promosi di Media Sosial

Jika usaha jastip yang dilakukan sudah berjalan sekitar tiga bulan dan mendapatkan respons baik, adakan promo di media sosial.
Promo yang diberikan bisa dimulai dari event kecil-kecilan dan diperuntukkan untuk followers akun usaha jastip.
Dengan begitu, komunikasi antar pelaku usaha dan pelanggan bukan sekadar membahas transaksi jual beli tetapi aktivitas menyenangkan lewat promo.
  • Riset Berkala Tren Terkini dan Aktivitas Kompetitor

Usaha jastip juga perlu melakukan inovasi dan update tren terkini.
Terutama jika terjadi peristiwa viral terkait pariwisata atau dunia kuliner.
Momentum yang baik dapat mendatangkan pemasukan yang tidak terduga.
Untuk itu sering-sering periksa media sosial terkini seperti TikTok dan Instagram, kemudian perhatikan bagaimana perilaku pengguna medsos terkini.
Mengamati aktivitas kompetitor juga diperlukan agar dapat menawarkan layanan dan harga bersaing.
  • Buat Pelanggan Merasa Aman dan Nyaman Saat Melakukan Transaksi

Pastikan pelaku usaha jastip memberikan informasi sedetail mungkin dengan gaya komunikasi yang baik terhadap pelanggan.
Ada berbagai tipe pelanggan yang tidak dapat ditebak perilaku dan cara berkomunikasinya.
Sesuaikan dengan cara pelanggan dan tetap bersikap santun saat melayani pelanggan maupun calon konsumen yang sekadar bertanya.
  • Punya Situs Resmi untuk Menawarkan Layanan Jastip

Pelaku usaha dengan profil lengkap dan testimoni baik dari pelanggan akan menjadi prioritas calon konsumen ketika mencari usaha jastip.
Lengkapi profil bio di medsos dengan link in bio yang mampu menjawab setiap pertanyaan konsumen.
Desty Page dapat menjadi solusi merchant maupun seller dalam menjelaskan profil dan produk atau jasa yang ditawarkan melalui link in bio.
Selain itu, calon konsumen juga dapat berkomunikasi via WhatsApp maupun kontak personal yang tercantum di Desty Page.
Dengan memiliki Desty Page sebagai link in bio, usaha jastip akan terlihat lebih profesional dan calon konsumen merasa aman ketika akan melakukan transaksi.
Itu dia beberapa tips cara membuat usaha jastip laris manis dan banjir pesanan.
Pastikan pelayanan usaha jastip yang diberikan kepada pelanggan tidak melanggar aturan pemerintah jika menerima pesanan jastip berbelanja produk luar negeri.
Selamat mencoba, Sobat Desty!
CTA Button Blog Desty Page.jpg