Kenali 4 Strategi Instagram Reels yang Lebih Luas


main img here
Posted by:
Author Unknown
-Published by:
Apa beda video reguler dan Reels pada Instagram? Sekilas, Reels lebih paten dengan format vertikal menyerupai TikTok.
Sedangkan video regular dapat mengunggah video dalam mode portrait alias horizontal.
Dengan strategi reach Reels yang tepat, Teman desty bisa memanfaatkannya untuk keperluan bisnis.
Kamu bisa memberikan konten demo produk agar audiens kamu mengenal produk yang kamu jual.

Strategi Reach Reels untuk Bisnis

Instagram kini memiliki fitur shopping yang enggak cuma memanjakan mata calon pembeli, tetapi mempermudah dengan button shopping logo di sebelah profil.
Ketika strategi feed dan Stories kurang mujarab, kamu mungkin butuh penyegaran untuk strategi promosi bisnis kamu.

1. Bikin Konten Kreatif dan Orisinil

Instagram memiliki peraturan terkait konten dengan Reels.
Contohnya, konten yang kamu unggah bukanlah konten yang sudah pernah kamu unggah di platform lain.
Jika Instagram mendeteksi konten serupa pernah kamu unggah di platform lain, maka konten Reels kamu enggak akan memiliki jangkauan yang luas.
Jika kamu menggunakan beberapa platform, misalnya Instagram dan TikTok, maka, kamu harus kreatif. Bikin konten yang berbeda.
Konten yang kamu unggah di Instagram Reels sebaiknya berbeda dari konten untuk di TikTok.
Selain itu, konten yang kreatif dan original akan membuat video kamu lebih mudah untuk audiens kenali.
Alhasil, kamu punya ciri khas, dapat perhatian, engagement, dan jangkauan audiens yang luas.

2. Lengkapi dengan Closed Caption

FYI, artikel rilisan 2016 lalu menyebutkan ada 85 persen video yang dilihat user di Facebook, diputar tanpa menggunakan suara atau mute.
Karena hal tersebut, agar video kamu bisa audiens pahami, kamu perlu menambahkan closed caption seperti berikut.
Dengan adanya closed caption pada Instagram Reels, meski audiens kamu mematikan suara saat memutar video, video kamu tetap bisa dimengerti oleh audiens.
Usahakan agar caption yang kamu buat sesuai dengan konten kamu ya, Teman desty.

3. Maksimalkan Tools di Reels

Instagram Reels menyediakan tools untuk memaksimalkan video yang ingin kamu unggah di Instagram.
Tools seperti musik di galeri Instagram akan membuat video kamu memiliki jangkauan lebih luas.
Kenapa? Salah satu alasannya adalah karena Instagram punya aturan sendiri.
Kamu enggak bisa mengunggah musik dari luar media Instagram.
Jika kamu paksakan, bisa saja Instagram melakukan pemblokiran karena pelanggaran hak cipta.
Kalaupun kamu bingung memilih lagu, gunakan lagu yang sedang populer di Instagram Reels.
Selain musik, kamu bisa mengambil video langsung dari Reels dan lakukan editing.
Misalnya menambahkan transisi atau caption untuk melengkapi video.
Dengan begitu, video kamu akan terlihat lebih menarik.

4. Share dan Gunakan Tagar (#)

Setelah bikin video, thumbnail menarik, caption tepat dan musik yang mendukung, saatnya kamu unggah ke Instagram Reels.
Agar semakin luas jangkauannya, kamu bisa mengunggah video Reels baik di feed atau Stories.
Kalau kamu belum tahu, kamu bisa mengunduh video Reels yang kamu bagikan di Stories. Kemudian share ke media sosial lain.
Gunakan tagar ketika kamu mengunggahnya ke feed agar dapat dilihat oleh audiens di luar followers kamu.
Dengan begitu, orang lain akan lebih mudah menemukan video Reels kamu.
Ingat ya, agar strategi reach Reels berhasil, jangan gunakan video yang memiliki watermark dengan kualitas rendah.
Pastikan kamu konsisten mengunggah video Instagram Reels agar semakin banyak audiens dan jangkauan semakin luas.
Good luck, Teman desty!