6 Strategi Memberi Nama Keren dan Bermakna untuk Brand Usaha


main img here
Posted by:
Author Unknown
-Published by:
Nama brand usaha enggak sekadar penamaan aja, Sobat Desty. Ada beberapa pertimbangan seperti mengandung latar belakang usaha.
Brand dengan nama yang mudah diingat dan memiliki makna mendalam lebih mudah diingat oleh audiens.
Kenali value brand usaha dan tetapkan nama yang tepat untuk usaha Sobat Desty, yuk!

Tips Strategi Memberi Nama Brand Usaha

1. Menggunakan Nama Founder

Brand usaha dengan nama founder memiliki pride lebih karena perusahaan terkesan besar dan turun temurun dari keluarga.
Beberapa contoh brand usaha yang menggunakan nama founder antara lain Henri Nestle, Louis Vuitton, Levi Strauss, Thomas Burberry, Henry Ford, dan lainnya.

2. Mengandung Metafora

Nama brand metaforis secara tidak langsung memiliki kaitan dengan produk atau jasa yang ditawarkan.
Nama brand metaforis memiliki makna tersembunyi di balik logo dan brand usahanya.
Contoh brand usaha dengan nama metaforis antara lain Nivea yang diambil dari nama latid dan Nike dari mitologi Yunani.

3. Menjelaskan Produk atau Jasa

Nama brand usaha deskriptif menjelaskan produk atau jasa yang ditawarkan. Contohnya Hotels, Kentucky Fried Chicken, Traveloka, Pizza Hut, dan lainnya.

4. Kombinasi Kata atau Leksikal

Kombinasi kata juga tak jarang digunakan dalam menentukan nama brand usaha. Biasanya terdiri dari dua kata atau perpaduan antara dua karakter.
Contoh nama brand usaha menggunakan kombinasi kata antara lain Coca Cola, Land Rover, True Tech, Modern Markeeter, dan sebagainya.

5. Menyimpang dari Produk

Selain berkaitan dengan pendiri atau produk maupun jasa yang ditawarkan, penamaan brand usaha juga terkadang melenceng dari itu semua.
Contohnya, brand Apple dan Blackberry. Keduanya menggunakan nama buah-buahan untuk nama brand ketimbang menggunakan nama Steve Jobs atau Mike Lazaridis dan Douglas Fregin.

6. Compounding

Teknik compounding atau penggabungan kata juga kerap digunakan dalam menentukan nama brand usaha.
Nama brand usaha dengan teknik compounding menggabungkan dua kata dan menciptakan perspektif baru yang sesuai dengan cara kerja atau fungsi brand usaha.
Contoh nama brand usaha dengan teknik compounding antara lain Facebook, YouTube, LinkedIn, SnapChat, dan lainnya.
Selain beberapa cara di atas, Sobat Desty juga dapat mengandalkan permainan warna pada logo ketika meletakkan nama brand di dalamnya.
Selamat mencoba, Sobat Desty!
CTA Button Blog Desty Store.jpg