Cara Menerapkan Strategi Seasonal Marketing


main img here
Posted by:
Author Unknown
-Published by:
Seasonal marketing dikenal juga dengan pemasaran musiman. Strategi dalam seasonal marketing umumnya dipakai dalam dunia marketing.
Momen tahunan menjadi momentum baik untuk menerapkan seasonal marketing. Contohnya pada bulan Agustus merayakan kemerdekaan RI dengan promo Agustusan, atau promo di bulan Ramadan dan Natal.
Strategi pemasaran musiman efektif mendongkrak angka penjualan produk. Mengingat, momen tahunan juga dinanti-nantikan oleh audiens untuk berbelanja dan menikmati promo.
Sebelum lebih lanjut membahas soal tips menggunakan seasonal marketing, kenali dulu yuk arti dan manfaat seasonal marketing untuk produk bisnis kamu.

Apa itu Seasonal Marketing?

Mengutip laman situs kerja Indeed, seasonal marketing adalah segala bentuk promosi bisnis yang dibuat untuk momen tertentu dalam setahun.
Penjelasan dari laman Forbes, seasonal marketing adalah pemasaran yang dilakukan sepanjang momen liburan spesial. Momen ini menjadi kesempatan pebisnis untuk memantik emosi audiens melirik produk bisnis kamu.

Manfaat Seasonal Marketing

Ada banyak manfaat yang diperoleh perusahaan ketika menerapkan seasonal marketing. Beberapa keuntungan pemasaran musiman antara lain:

1. Meningkatkan brand awareness

Ketika kamu menjalankan promo sepanjang momen hari libur, audiens akan menantikan promo atau kejutan dari produk kamu pada momen hari libur berikutnya.
Seasonal marketing membantu meningkatkan jumlah pelanggan selama periode tertentu. Momen ini bisa kamu manfaatkan dengan mengadakan promosi potongan harga atau menjalankan program referral dengan imbalan bonus.

2. Menaikkan angka penjualan

Saat brand awareness produk bisnis kamu meningkat, maka angka penjualan pun mengikutinya. Dalam tahap ini, pastikan kamu tetap menjaga kualitas produk dan melayani pelanggan dengan baik.

3. Mengubah pembeli menjadi pelanggan

Audiens yang dulunya sekadar membeli barang sesekali di toko kamu akan menjadi pelanggan tetap ketika kamu menjalankan seasonal marketing. Tentunya mendapatkan pelanggan tetap menjadikan bisnis kamu memiliki nilai jual tinggi, angka penjualan produk kamu pun stabil.

Contoh Program Seasonal Marketing

Beberapa contoh aktivitas dalam program seasonal marketing yang dapat kamu lakukan antara lain:
  • Diskon spesial mengikuti tanggal momentum, contohnya diskon 17 persen dalam perayaan 17 Agustus.
  • Promo pakai bundling produk.
  • Potongan harga untuk pembelian produk dalam jumlah tertentu.
  • Potongan harga dalam peluncuran produk tertentu.
  • Menerapkan program referral pada momen tertentu.
  • Memberi harga khusus dalam momen Imlek untuk pembelian produk berwarna merah.
Praktisnya, program seasonal marketing dapat dikumpai ketika berkunjung ke mal atau butik. Seperti gratis potongan belanja 50 ribu rupiah jika berbelanja di atas 100 ribu rupiah, atau potongan harga untuk pembelian di atas lima item.

Tips dan Cara Menerapkan Strategi Seasonal Marketing

Istilah seasonal marketing tentu merujuk pada momen-momen spesial dalam setahun. Namun, tren terkini banyak perayaan yang terjadi hingga hampir setiap hari ditemukan seasonal marketing. Berikut tips dan cara menerapkan seasonal marketing:

1. Pahami target pasar dan niche produk

Sebelum menjual produk, kamu perlu menentukan niche target pasar kamu. Produk dan pelanggan harus selaras soal niche dan selera. Dengan begitu, kamu memahami bagaimana buyer persona untuk produk kamu.
Contohnya, target pasar kamu adalah anak muda di usia 15 hingga 17 tahun. Maka bahasa yang kamu gunakan pun harus terdengar kasual dan menggunakan warna-warna cerah.
Setelah memahami target pasar, perhatikan apa yang dilakukan oleh kompetitor. Ketika kamu menemukan celah dan dapat mengisi kekosongan itu, terapkan dalam strategi marketing kamu.

2. Pilih momentum yang tepat

Seasonal marketing akan berhasil ketika diterapkan pada momen yang tepat. Ibarat pembeli berlomba-lomba menari diskon, maka kamu pun berlomba-lomba dengan penjual lain menyediakan diskon semenarik mungking.
Contohnya, ketika momen Agustusan kamu dapat mencuri start momentum di awal Agustus saat penjual lain melakukan promosi pada minggu kedua Agustus.

3. Pantau tren media sosial

Lihat apa yang terjadi di media sosial sekarang. Misalnya, seorang influencer atau content creator tengah mengenakan produk dari brand ternama, maka kamu sebagai penjual dapat mengikuti tren tersebut dengan menjual produk serupa dengan harga bersaing.
Contoh seasonal marketing di bidang kuliner, ketika tren croffle berangkat dari seorang chef pastry bernama Louise Lennox pada 2017. Mengutip laman The Kraze Magazine, Louise menciptakan croffle saat memasak adonan croissant berlapis mentega hingga renyah di atas waffle iron.
Momentum ini pun digunakan oleh pebisnis menjual menu croffle dengan berbagai macam varian. Alhasil, rasa penasaran audiens pun terpuaskan dengan produk croffle yang kamu jual dan bisnis kamu pun ikutan cuan.

4. Lakukan data analisis

Seasonal marketing dapat berjalan dengan strategi yang dijalankan berdasarkan data yang diperoleh. Setelah kamu mempelajari bagaimana pergerakan pasar produk kamu, sebagai pebisnis tentu hanya kamu yang tahu kapan tren pasar bergerak.
Campaign promo pertama dapat dijadikan sebagua debutan dan data awal untuk melakukan strategi persiapan campaign ronde kedua. Dari laporan hasil campaign, kamu dan tim dapat mempelajari apa yang menjadi minat dan minus strategi campaign yang kamu jalankan.
Itu dia beberapa tips dan cara menjalankan strategi seasonal marketing. Dalam mempromosikan strategi marketing, jangan lupa aktif mengunggah konten dan berinteraksi dengan audiens di media sosial. Pastikan brand dan aktivitas promo bisnis kamu mendapatkan eksposure bareng desty.page, ya!

Gunakan Desty Page

Desty Link in Bio.jpg
desty.page adalah layanan penyedia link-in-bio sekaligus landing page dengan fitur lengkap, praktis, dan bisa bikin cuan banget. Ada 14 fitur freemium yang bisa kamu gunakan secara gratis untuk menunjang profiling dan branding akun kamu di media sosial.
Umumnya, desty.page digunakan oleh pebisnis online, influencer, content creator, dan kamu yang pingin berbagi link praktis meringkas jejak digital kamu. Eits, enggak terbatas juga lho buat kamu yang pingin bikin portfolio digital buat melamar pekerjaan.
Ada apa aja fitur di desty.page? Kamu enggak cuma mengunggah link, tetapi ada gambar, mengatur tampilan carousel, grid, menyematkan video dari media sosial lain seperti YouTube, TikTok, Instagram, juga audio seperti musik podcast atau musik favorit kamu.
Fitur umum yang dapat kamu temukan di desty.page antara lain teks, berbagi link, pemilihan model ikon media sosial, serta divider. Ada juga fitur payment, menambahkan dokumen dari Google Drive PDF, personalisasi logo link-in-bio atau favicon, dan terintegrasi dengan desty.store. Kamu bisa bikin sampai lima sub pages desty.page dari satu akun.
desty.page juga memiliki fitur yang mendukung kamu para pejuang e-commerce seperti menambahkan produk dari marketplace, menunjukkan store rating toko online kamu, dan mempromosikan voucher dari toko kamu.
Semua fitur di desty.page bisa kamu dapatkan tanpa berlangganan alias gratis.
CTA Button Blog Desty Page.jpg