5 Kunci Branding Bisnis dari Pakar


main img here
Posted by:
Author Unknown
-Published by:
Membangun identitas brand memang enggak gampang, apalagi identitas ini cukup penting untuk bisnis. Sebab, branding yang kuat lebih disukai konsumen dan lebih lama bertahan.
Upaya branding bisnis membutuhkan strategi yang tepat dengan proses berkelanjutan agar hasilnya melekat di masyarakat. Untuk itu penting bagi Teman desty mengikuti tren apa yang sedang digemari masyarakat kini.
Simak beberapa referensi langkah-langkah menciptakan branding bisnis yang apik di bawah ini:

1. Ciptakan Engagement yang Kuat

Bangun keterikatan secara emosi dengan pelanggan kamu. Tujuannya agar kamu dan pelanggan dapat terus terhubung. Sebab, masukan dari pelanggan adalah kritik terbaik untuk mempertahankan bisnis.
Kamu bisa merencanakan komunikasi dengan pelanggan. Kini, media sosial sangat membantu kamu untuk berinteraksi dan berbagi konten seputar bisnis dengan mereka. Selalu perhatikan kolom komentar dan liat masukan dari pelanggan.
Rencana komunikasi yang kuat bisa kamu mulai dari analisis SWOT yaitu Strengths (kekuatan), Weaknesses (kelemahan), Opportunities (peluang), dan Threats (ancaman).
Pelajari para pengguna media sosial terkini misalnya Instagram, TikTok, Facebook, Twitter, YouTube. Setelahnya, tentukan misi, pesan, dan segmentasi audiens kamu.
Tips branding bisnis ampuh dalam membangun ikatan emosional dengan pelanggan adalah:
  • Dengarkan suara hati pelanggan.
  • Berikan kejutan pada pelanggan melalui media sosial atau media penyebaran lain.
  • Libatkan pelanggan untuk mengembangkan brand.
  • Informasikan kepada pelanggan tentang keunggulan bisnis atau brand kamu.
Kunci dari membangun engagement secara emosional dengan konsumen adalah konsisten dan jangan pernah lelah.

2. Maksimalkan Kekuatan Media Sosial

Setiap brand mempunyai target market yang beragam. Jadi, langkah awal sebelum memulai kampanye pemasaran melalui media sosial adalah menentukan segmentasi pasar.
Setelahnya, fokuslah pada konsumen, pengikut dan tren yang berlangsung di media yang kamu gunakan.
Selain itu, Teman desty juga bisa berkolaborasi dengan influencer atau rekan yang bekerja di bidang yang sama maupun berbeda bidang.
Jadikan media sosial bukan sekadar media promosi dan pemasaran, tetapi penyedia informasi yang pelanggan butuhkan sehingga ada value lebih. Contoh konten tips dan trik, tutorial, dan lain-lain.
Selalu ingat, content is king. Jadi lakukan riset terlebih dahulu sebelum meluncurkan konten karena setiap media memiliki tipenya masing-masing.
Terakhir, tetaplah teguh pada visi misi bisnis tetapi fleksibel mengikuti perkembangan yang ada.

3. Ciptakan Brand dengan Karakter Kuat

Bukan hanya manusia yang memiliki karakter, tetapi juga brand. Brand atau merek yang kuat akan mudah diingat oleh publik.
Untuk menciptakan brand berkarakter kuat, gunakan strategi storytelling atau ceritakan kisah yang menarik untuk menarik perhatian publik.
Jaga kepercayaan pelanggan dengan selalu memberikan cerita yang dapat pelanggan percaya. Hal ini bagus untuk menjaga integritas dan loyalitas pelanggan.
Kemudian, buat merek yang sejalan dengan tujuan bisnis. Di sisi lain, kamu juga perlu mendengarkan audiens untuk membangun engagement yang kuat antara merek dengan konsumen.
Dari keluhan, komplain, dan cerita konsumen, kamu bisa menjadikannya sebagai bahan evaluasi untuk lebih baik lagi.

4. Branding Sustainable

Promosikan brand secara berkelanjutan. Artinya kamu harus adaptif dengan perkembangan zaman. Saat ini, pemasaran paling efektif adalah online marketing, maka ikuti strategi tersebut.
Kamu juga bisa menggunakan direct marketing pada strategi digital marketing kamu untuk mendapatkan aksi khusus dari pelanggan, contoh pengisian form.
Meski termasuk pemasaran efektif, bukan berarti kamu melupakan offline marketing. Tetap jalankan keduanya untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

5. Konsisten

Terakhir, yaitu konsisten. Tanpa konsisten, brand belum tentu tersiar luas. Selain konsisten, kamu juga harus sabar menunggu hasil upaya branding dan pantang menyerah untuk mengupayakan brand lebih populer di masyarakat.
Dapat disimpulkan, kunci dari branding bisnis adalah mengenali identitas produk, menciptakan cerita yang menarik, konten dengan value dan berkelanjutan, dan konsisten.

Cara Ampuh Personalisasi Brand

Karena konten adalah raja, maka mediumnya adalah kolam yang harus terus kamu pantau. Katakanlah sekarang ini TikTok, Instagram, dan Twitter adalah tiga platform yang paling banyak digunakan publik.
Persamaan dari TikTok, Instagram, dan Twitter adalah berbagi konten dan personalisasi brand melalui akun. Ada yang membuat untuk kepentingan pribadi atau personal branding seperti influencer dan content creator, ada juga untuk kepentingan bisnis.
Masalahnya, para pelaku media sosial memiliki lebih dari satu platform untuk berinteraksi. Di sini kamu membutuhkan yang namanya landing page.
Yap, link tunggal ini bisa kamu sematkan di bawah bio akun media sosial. Kamu bisa mulai dengan desty.page, situs mikro yang ditujukan untuk kamu yang aktif di era digital, content creator, pebisnis, influencer, dan untuk personalisasi brand kamu.
Eits, kamu para fresh graduate juga bisa banget bikin landing page untuk melamar pekerjaan dan mengenalkan karakter kamu kepada HRD. Misalnya kamu punya akun LinkedIn, TikTok, dan aktif di YouTube, kemudian memiliki digital portfolio.
Fitur tak berbayar dari desty.page bisa kamu manfaatkan untuk menciptakan first impression kepada calon perusahaan yang meminang kamu sebagai karyawan. Dengan begini, pewawancara dan user pun lebih dimudahkan untuk mengenali kamu.
Nah, jadi tahu kan ternyata ada banyak hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan personal branding. Setelah mempraktikkan tips di atas, ceritakan pengalaman kamu menciptakan personal branding bareng desty yuk!