Personal Branding: Definisi, Contoh, dan Penerapan dalam Bisnis


main img here
Posted by:
Author Unknown
-Published by:
Personal branding merupakan bentuk perilaku manusia untuk membangun citra yang baik di depan publik. Teman desty tentu pernah melakukan hal ini, bukan?
Branding diri ini bahkan bukan hanya untuk sebatas pencitraan pribadi, dalam bisnis fungsinya sangat penting.
Apa itu personal branding, seperti apa contohnya dan bagaimana implementasinya dalam bisnis? Yuk, kita kupas satu-satu.

Apa itu Personal Branding?

Personal branding adalah upaya individu dalam memasarkan dirinya, baik dari segi pengalaman, karier, keilmuan, dan lainnya menjadi sebuah brand atau merek yang khas.
Upaya ini bertujuan agar individu bisa memberikan pengaruh, terkenal, dan memiliki nilai kepercayaan bagi orang lain.
Farco Siswiyanto Raharjo dalam bukunya yang berjudul The Master Book of Personal Branding menjelaskan definisi personal branding sebagai upaya yang dilakukan individu dalam rangka mengambil kendali atas penilaian orang pada dirinya.

Contoh Personal Branding

Contoh personal branding yang paling sering dilakukan orang saat ini adalah melalui media sosial. Upaya membangun branding di media sosial umumnya mengikuti pola berikut:
  • Membuat postingan dengan konten satu tema yang menjadi kekuatan diri seseorang secara konsisten.
  • Mengunggah beragam konten seperti poster, tulisan, video, gambar, terkait branding yang hendak dicitrakan atas diri personal tersebut.
  • Menyelenggarakan event tertentu untuk menguatkan personal branding tersebut.
  • Menyuguhkan konten aktivitas, pengalaman, atau informasi yang berhubungan dengan target branding.
  • Membangun komunikasi yang kuat dengan follower di halaman media sosial.

Personal Branding dalam Bisnis

Bagaimana penerapan personal branding dalam bisnis? Branding dalam bisnis adalah kekuatan Teman desty sebagai seorang seller yang akan membuat pelanggan ingat, percaya, dan pada akhirnya akan mencari produk yang mereka butuhkan ke kamu.
Mengapa dalam bisnis personal branding menjadi penting? Berikut beberapa alasannya:
  • Kepercayaan adalah awal dari closing produk bisnis kamu bagi konsumen. Nah, kepercayaan ini bisa kamu bangun melalui upaya personal branding yang kuat.
  • Branding yang kuat dapat menciptakan koneksi yang kuat pula dengan calon pembeli, termasuk juga mitra-mitra bisnis kamu yang lainnya.
  • Apakah orang tahu bisnis atau produk kamu kredibel atau tidak, ini juga bisa kamu bangun melalui personal branding yang baik.
  • Orang dapat mengenali keaslian dari suatu produk bisnis juga melalui branding. Branding yang kuat akan membuat orang berkata, “Oh, ini brand yang asli.”
Beberapa aspek personal branding yang paling penting kamu temukan adalah nilai apa yang ada pada diri kamu saat ini.
Kenali itu lebih dulu lalu citrakan hal tersebut di media yang kamu pilih. Membuat media sosial yang bagus, aplikasi atau website akan kamu butuhkan untuk upaya personal branding di dunia digital saat ini.
Dalam membetuk personal branding tentu satu aja enggak cukup. Kamu bisa aktif di berbagai platform media dan rangkum dalam landing page praktis dan menarik.
Kamu bisa coba dengan desty.page, situs mikro yang merangkum semua digital portfolio bisnis maupun personal kamu untuk disematkan di bio Instagram TikTok, Twitter, dan media sosial lain.
Dengan memiliki satu link resmi, calon pelanggan akan lebih mudah menemukan kamu dan lebih percaya didukung portfolio digital yang kamu tampilkan. Enggak cuma link, kamu bisa sematkan video YouTube, audio, hingga payment untuk kamu para pebisnis online.
Poles personal branding kamu sekarang dan lihat bagaimana bisnis kamu akan ikut melejit dan lebih menghasilkan cuan.