Pengertian Marketplace Adalah? Bisnis Auto Cuan Di Sini


main img here
Posted by:
Author Unknown
-Published by:
Marketplace adalah sebuah istilah yang sudah sangat familiar, terutama di kalangan generasi millenials.
Bila dilihat dari susunan katanya, marketplace tampak seperti pasar yang berfungsi sebagai perantara antara penjual dan pembeli.
Hanya saja, pasar tersebut mengusung konsep yang lebih modern dan kekinian, yakni secara online.
Berkat teknologi ini, masyarakat bisa berbelanja dengan mudah, praktis, dan anti ribet.

Bisnis di Marketplace

shutterstock_1661548429.jpg
Terkait marketplace adalah bahasa umum yang orang pakai untuk tempat ‘online’.
Maka merujuk pada sebuah laporan berjudul “The State of E-commerce App Marketing 2021”, Indonesia menempati urutan ketiga sebagai pengguna marketplace terbanyak.
Angka tersebut tentu menjadi peluang emas bagi kamu yang berjiwa pebisnis.
Sudah terbayang sebesar apa potensinya, bukan?

Marketplace VS E commerce

800 X 600 - 2021-12-17T203421.125.png
Jangan heran, bila kini keberadaan penjual online semakin menjamur di masyarakat.
Hal tersebut menjadi bukti, bahwa bisnis ini memang menawarkan keuntungan yang menggiurkan.
Lantas, mana yang lebih baik antara marketplace atau ecommerce?
Perbedaan utama kedua toko online ini adalah pengemasannya.
Di marketplace, kamu bisa mencari berbagai macam produk dari penjual berbeda.
Kamu juga bisa menemukan beragam produk di e-commerce, tetapi hanya dari satu penjual saja.

Marketplace yang Ada di Indonesia

Toko Online Mobile.jpeg
Di Indonesia sendiri, marketplace memang tampak lebih mudah cepat berkembang.
Hal ini dikarenakan pengguna bisa membandingkan barang dan harga secara lebih leluasa dan tanpa ribet.
Adapun contoh marketplace yang berkembang di sini, yakni:
  • Tokopedia
  • BliBli
  • Shopee
  • Lazada
  • Bukalapak

Cara Memulai Bisnis di Marketplace

Belanja Toko Online Aman.jpg
Kabar baiknya, memulai bisnis di sebuah marketplace tidaklah sesulit yang mungkin selama ini kamu bayangkan.
Setidaknya, cobalah untuk mengikuti step by step berikut, biar auto cuan:
  • Tentukan produk atau barang yang akan kamu jual, pastikan punya nilai tinggi.
  • Pilihlah marketplace yang paling sesuai dengan barang atau produkmu. Misal, OLX lebih cocok untuk menjual barang bekas yang masih bermanfaat.
  • Siapkan foto produk yang menarik dengan deskripsi jelas.
  • Memaksimalkan fitur pada marketplace untuk meningkatkan penjualan.
  • Lakukan promosi melalui media sosial.
  • Bila memungkinkan, perkuat dengan iklan berbayar, seperti Facebook Ads atau Instagram Ads.

Strategi Bisnis di Marketplace

800 X 600 (55).png
Bila sudah melakukan cara memulai bisnis di atas, kamu tinggal memadukannya dengan strategi bisnis yang tepat.
Ada beberapa strategi yang bisa kamu terapkan untuk meningkatkan omzet, seperti:
  • Kemas kalimat promosi dengan teknik copywriting yang menggugah penasaran.
  • Menerapkan strategi limited edition untuk memberikan kesan urgensi.
  • Melakukan strategi bundling package untuk menarik perhatian pembeli.
  • Menawarkan voucher diskon dengan minimum pembelian.
  • Membuat strategi harga yang mampu menyentuh efek psikologi calon pembeli.
Untuk memudahkanmu dalam mengelola toko online, bergabunglah dengan https://desty.page/.
Di sini, kamu bisa membuat link-in bio menjadi lebih keren, responsif, dan tentunya tampak semakin profesional.
Salah satunya https://www.desty.app/store yang cocok banget untuk mulai berjualan.
Selain bebas mengkreasikan desain toko, kamu juga bisa menambahkan fitur yang dibutuhkan.
Tenang, tampilan desty.page itu sangat sederhana, jangan takut kamu nggak bisa mengutak-atiknya.
Mau buat daftar produk di marketplace langsung di landing page atau ingin punya aplikasi toko sendiri?
Apapun kebutuhanmu, langsung klik https://www.desty.app/.
Sebab, kunci keberhasilan jualan di marketplace adalah kekonsistenan dalam mengelola toko. Semangat cuan!