Pengertian Empati, Ciri-ciri, Jenis dan Manfaatnya


main img here
Posted by:
Author Unknown
-Published by:
Teman desty, sebenarnya setiap orang sudah memiliki rasa empati sejak masih bayi dan terus berkembang seiring dengan pertambahan usia.
Dengan memahami pengertian empati, Teman desty bisa belajar bagaimana membangun dan menjaga hubungan dengan sesama.
Lalu apa pengertian empati? Simak lebih lanjut.

Pengertian Empati

Empati adalah tindakan untuk memahami pikiran, keadaan, dan perasaan orang lain.
Sehingga mampu melangkah ke posisi orang lain dan memahami perspektifnya.
Bahkan rasa empati tidak hanya timbul kepada sesama manusia, melainkan juga makhluk hidup lain seperti hewan dan tumbuhan.
Akan tetapi, meskipun setiap orang sudah memiliki rasa empati, tingkatan rasa yang dimiliki berbeda, tergantung dari tingkat kepekaan.
Mau tahu, apakah Teman desty termasuk orang yang memiliki empati tinggi?

Ciri-ciri Empati

Sekilas jika kamu menemukan orang dengan sikap berikut, potensi mereka dikatakan memiliki empati jauh lebih besar:
  • Sangat sensitif terhadap lingkungan eksternal.
  • Memiliki rasa ingin tahu secara alami tentang orang asing.
  • Menguasai seni mendengarkan secara aktif tanpa menghakimi.
  • Sangat peduli dengan kebaikan orang lain.
  • Sering memberikan dukungan emosional kepada sesama.
  • Merasa memiliki beban yang sama dengan orang lain.
  • Berusaha meringankan penderitaan yang orang lain.
  • Menjadi penasehat yang baik bagi masalah yang dihadapi orang lain.
  • Selalu berusaha memahami dan memikirkan perasaan orang lain.
  • Sering memposisikan diri untuk membayangkan ketakutan dan kesedihan yang dialami orang lain.
Pada dasarnya, orang yang berempati selalu berusaha menafsirkan perasaan, pikiran, dan perilaku orang lain.
Saat berbicara, sering menggunakan istilah kita, bukan aku atau saya.

Jenis-jenis Empati

Sikap empati juga terbagi dalam beberapa jenis, berikut di antaranya:

1. Empati Kognitif

Empati yang mampu memahami kondisi mental orang lain dalam situasi tertentu.
Bahkan mengetahui apa yang mungkin dipikirkan oleh orang lain.
Sehingga dapat memahami sudut pandang yang beragam dan membantu dalam negosiasi.
Namun jenis empati ini, tidak menempatkan diri pada posisi yang dirasakan orang lain.

2. Empati Somatik

Jenis empati yang mengacu pada indera tubuh yang berarti merasakan pengalaman orang lain.
Respons yang diberikan berupa reaksi fisik dan bahkan turut mengalami yang dirasakan orang lain.
Contoh empati somatik yaitu seperti seorang suami yang turut merasakan gejala-gejala yang dialami istrinya ketika hamil bahkan saat persalinan.

3. Empati Afektif

Jenis empati yang melibatkan kemampuan dalam memahami emosi orang lain sehingga dapat memberikan respon yang tepat.
Sehingga dapat turut merasakan keprihatinan dan kesedihan yang dirasakan orang lain.

Manfaat Menjadi Empati

Memiliki sikap empati ternyata juga memberikan beberapa manfaat, di antaranya:
  • Memudahkan Teman desty membangun hubungan sosial dengan lebih memahami dan menerima orang lain.
  • Membuat kamu menjadi lebih persuasif.
  • Melatih kamu mengontrol emosi sehingga tidak mudah stres.
  • Mudah meningkatkan hubungan saling percaya dengan orang lain.
  • Dengan berempati, maka kamu mulai aktif mendengarkan dan membuat orang lain merasa lebih baik.
  • Memicu perilaku untuk saling tolong-menolong.
Setelah memahami pengertian empati, ciri-ciri, sampai manfaatnya, apakah terpikirkan oleh Teman desty untuk menumbuhkan rasa empati?