Pasang Iklan di Papan Billboard, Masih Efektif Enggak Sih?


main img here
Posted by:
Author Unknown
-Published by:
Meski di era digital sekarang iklan banyak berseliweran pada layar ponsel dan perangkat, papan iklan billboard masih diminati.
Papan iklan yang berlokasi di tempat-tempat strategis dapat menjadi hiburan bagi publik.
Setidaknya jika iklan tersebut enggak menarik-menarik banget, orang yang melihat punya topik untuk membicarakan konten pada papan iklan.
Untuk di era sekarang, apakah papan billboard masih efektif dalam melakukan pemasaran? Berikut beberapa ulasan tentang definisi dan contoh papan iklan.

Apa itu Papan Billboard?

Papan billboard merupakan bagian dari billboard advertising. Artinya, proses pemasaran atau promosi perusahaan, brand, produk, layanan, atau campaign menggunakan medium berskala besar.
Merujuk laman Hubspot, pemasaran melalui papan billboard efektif dalam membangun brand awareness dan mempromosikan bisnis melalui sebuah campaign.
Dengan papan billboard, tentunya audiens yang dijangkau lebih luas karena papan iklan diletakkan di area publik dan sibuk dilalui pejalan kaki maupun pengendara motor dan mobil.
Peletakan papan billboard diharapkan dapat menjangkau banyak impresi dari audiens. Oleh sebab itu, papan iklan perlu diletakkan pada area yang ramai dilalui orang.

Berapa Kisaran Harga Papan Billboard?

Estimasi biaya memasang iklan lewat papan billboard memiliki harga beragam, lokasi menjadi salah satu faktor penentunya.
Umumnya, harga papan iklan di area publik berkisar di antara 250 dolar AS setara Rp3,66 juta (kurs Rp14.665,-) di area jalan pedesaan.
Harga papan billboard di area publik perkotaan tentu jauh berbeda jika dibandingkan pedesaan. Misalnya, papan iklan di Times Square New York membutuhkan dana sekitar 22 ribu dolar AS atau setara Rp322 juta.
Papan billboard termasuk dalam kategori out-of-home (OOH) advertising. Artinya, target audiens iklan jenis ini adalah orang-orang yang berada di luar rumah.
Dari riset yang dilakukan organisasi non-profit Geopath, ada 10 faktor yang memengaruhi rating OOH dan biaya beriklan di papan billboard, tiga di antaranya:

1. Sirkulasi

Berapa banyak orang yang berlalu lalang di suatu area dalam seminggu. Hasil jumlah tersebut menjadi tolak ukur untuk meletakkan iklan papan billboard.
Jumlah orang yang berlalulalang dalam suatu lokasi dapat diperoleh melalui otoritas transportasi setempat.

2. Demografi

Siapa yang berlalulalang di area tersebut? Parameter yang digunakan antara lain usia, gender, pendapatan, pekerjaan, dan karakteristik lain.
Faktor demografi menentukan apakah iklan yang dipasang di suatu area menjawab persoalan audiens atau cocok dengan konten yang mereka konsumsi.
Biasanya informasi terkait demografi suatu lokasi dapat diperoleh juga melalui survei.

3. Impressions

Estimasi berapa jumlah orang yang berlalulalang di area tersebut. Kemudian seberapa besar iklan papan billboard yang dipasang pada suatu area.
Jika lokasi dekat dengan jalan raya, tentu visibilitasnya dapat menjangkau banyak audiens. Apalagi jika area tersebut rawan macet.

Contoh Papan Iklan

Ada berbagai contoh papan iklan yang bisa kamu jadikan referensi. Misalnya, viral papan billboard dari penggemar Minhyuk di area Bekasi, Jawa Barat.
Papan iklan yang digunakan berhasil menarik perhatian publik di area ramai. Selain itu, potret keunikan papan billboard ini juga viral di Twitter sejak diunggah 2019 lalu.
Meski tujuannya bukan untuk mempromosikan suatu produk, secara tidak langsung audiens akan mencari tahu siapa Minhyuk dan perempuan yang rela menampilkan potret diri dalam sebuah papan billboard.
Setidaknya, iklan papan billboard Minhyuk tersebut memenuhi dua konsep AIDA dalam marketing yaitu Awareness dan Interest.
Iklan yang berhasil mampu membuat audiens melakukan Action atau check out produk yang dipromosikan.

Tips Bikin Papan Billboard Menarik

Ada beberapa tips yang bisa dilakukan pebisnis untuk membuat papan billboard menarik perhatian banyak audiens:

1. Bercerita

Siapa yang tidak menyukai cerita? Buktinya, hingga saat ini banyak yang berlomba-lomba berbagi cerita melalui utas di Twitter.
Sama halnya dengan cerita yang dibagikan melalui TikTok, Instagram, dan Facebook, semuanya menarik perhatian karena penasaran dengan apa yang terjadi dan bagaimana akhir ceritanya.
Konsep bercerita atau storytelling dapat kamu sematkan pada iklan papan billboard.
Namun, mengingat target audiens adalah orang yang berlalulalang, cukup berikan cerita singkat melalui ilustrasi gambar.

2. Sederhana dan Menonjol

Untuk membuat sebuah iklan pada papan billboard terlihat simpel dan menonjol, gunakan ilustrasi yang tidak biasa dengan warna mencolok.
Tentu saja, warna yang terlihat menonjol akan mencuri perhatian audiens.

3. Interaktif

Bukan sekadar promosi, papan billboard juga dapat lebih interaktif dengan menghibur audiens.
Bisa dengan karikatur atau permainan kata dengan pantun berima.

4. Membekas di Ingatan

Visualisasi nyata yang tidak biasa juga menarik perhatian banyak orang.
Contohnya, iklan peringatan untuk tidak melaju dengan kecepatan tinggi digambarkan dengan dua gambar mobil dan papan billboard yang penyok pada bagian tengah.
Itu dia beberapa hal tentang efektivitas memasang iklan di papan billboard.
Meski era digital sekarang banyak yang menggunakan media sosial untuk beriklan, papan billboard masih efektif untuk meningkatkan brand awareness dan terikat secara emosional dengan audiens.
CTA Button Desty App.jpg