Micro Influencer untuk Tingkatkan Engagement, Efektifkah?


main img here
Posted by:
Author Unknown
-Published by:
Micro influencer juga punya peran andil dalam perkembangan usaha. Jangan salah, meski namanya micro influencer, bukan berarti mereka enggak punya dampak.
Sobat desty bisa mendapatkan engagement lewat micro influencer. Mereka dapat memberi pengaruh pada orang di sekitar untuk menggunakan produk kamu. Bahkan bisa lebih percaya menggunakan produk kamu.

Apa itu Micro Influencer?

Micro influencer adalah orang yang cukup populer, tetapi belum sepopuler selebgram atau artis, dan bisa memberi pengaruh terhadap orang lain.
Micro influencer memiliki pengikut akun media sosial di kisaran angka 10 ribu hinga 75 ribu followers.
Dengan jumlah pengikut yang cukup banyak, micro influencer memiliki rate engagement yang cukup tinggi yaitu sekitar 2,4 persen. Jumlah ini lebih tinggi dibandingkan dengan mega influencer dengan pengikut lebih dari 100 ribu dengan rate engagement 1,7 persen.

Keuntungan Menggunakan Jasa Micro Influencer

Pertanyaannya, mengapa harus menggunakan micro influencer untuk meningkatkan engagement bisnis?
Ada beberapa alasan mengapa Sobat desty perlu mempertimbangkan penggunaan micro influencer, di antaranya:

1. Punya engagement yang tinggi

Micro influencer memiliki engagement rate sebesar 2,4 persen. Besar engagement ini dipengaruhi oleh interaksi dengan followers.
Bukankah dengan followers yang sedikit, influencer lebih mudah berinteraksi, lebih nyata dan kemudian lebih dipercayai? Karena hal inilah, maka micro influencer lebih efektif digunakan untuk engagement dibandingkan mega influencer.
Seperti dituliskan laman Influencer Marketing Hub, micro influencer cenderung lebih setia terhadap followers dan bersedia mendengar masukan mereka.

2. Memiliki harga yang terjangkau

Jika dibandingkan dengan mega influencer seperti endorse artis, budget yang perlu kamu siapkan untuk micro influencer lebih sedikit.
Jadi, kamu bisa menyesuaikan budget yang kamu miliki dengan influencer yang akan kamu ajak untuk kerja sama.

3. Promosi lebih spesifik

Baik nano atau micro, kedua jenis influencer ini fokus pada satu hal tertentu sehingga lebih spesifik.
Hal tersebut berpengaruh pada followers yang juga memiliki ketertarikan khusus pada suatu hal.
Jadi, engagement lebih tinggi dan berpengaruh pada tingkat konversi produk.

Strategi Marketing dengan Micro Influencer

Agar engagement rate yang kamu peroleh lebih optimal, kamu perlu melakukan hal ini sebelum menggunakan jasa micro influencer:

1. Tentukan tujuan sebelum memilih influencer

Kamu perlu menentukan tujuan dari strategi marketing yang akan dilakukan. Apakah sebatas hanya ingin dikenal atau juga ingin meningkatkan konversi.
Kenapa perlu menentukan tujuan? Ini dilakukan untuk menentukan influencer dan KPI yang tepat. Jadi, budget kamu enggak akan keluar dengan sia-sia.

2. Pilih influencer sesuai dengan target pasar

Tentunya kamu perlu memilih influencer berdasarkan target pasar. Apakah relevan dengan bisnis Sobat desty atau tidak.
Pilih yang paling relevan agar bukan hanya engagement yang meningkat, tetapi juga konversi produk kamu.

3. Pilih yang memberikan review jujur

Menurut CoSchedule, 82 persen konsumen akan mengikuti apa yang micro influencer rekomendasikan. Fakta ini cukup mencengangkan mengingat micro influencer tidak sebesar mid-tier atau mega influencer.
Sebisa mungkin cari micro influencer yang bisa memberikan review jujur untuk meningkatkan engagement, ya.
Meningkatkan engagement usaha dengan micro influencer itu sangat bisa! Bahkan, bisa dibilang lebih baik dari artis karena tingkat kepercayaannya lebih tinggi.
Jika Sobat desty belum menggunakan jasa micro influencer, kamu bisa mempertimbangkannya lagi, ya. Dari sisi budget kamu enggak terlalu boncos, di sisi lain lebih mudah berdiskusi untuk promosikan produk usaha kamu.
CTA Button Blog Desty Page.jpg