Mengenal Omni Channel, Cara Kerja, dan Contohnya


main img here
Posted by:
Author Unknown
-Published by:
Perilaku belanja online selaras dengan meningkatnya profesi penjual online dan trafik mencari cara berjualan online.
Lebih-lebih ketika pandemi hadir dan segala aktivitas dibatasi. Terhubung secara online menjadi jalan agar jualan tetap laris.
Kebiasaan belanja online kemudian menghadirkan banyak platform belanja online, kurir, hingga aplikasi yang memudahkan segala sesuatunya secara online.
Berangkat dari histori tersebut, omni channel hadir dan menawarkan solusi bagi para penjual yang memiliki lapak jualan online di beberapa platform untuk mengelola pesanan hanya dalam satu platform.

Apa Itu Omni Channel?

Omni channel adalah bentuk layanan yang menghubungkan berbagai channel di dalam perusahaan untuk kebutuhan memantau transaksi penjualan dan kebutuhan data perusahaan atau pemilik usaha dalam satu dashboard.
Lantas apa perbedaan omni channel dan multi channel? Multi channel adalah layanan dari perusahaan untuk konsumen dapat saling berinteraksi, tetapi sistem tersebut tidak saling terintegrasi.
Cara kerja omni channel yaitu menghubungkan seluruh channel bisnis pemilik usaha dari berbagai platform berbeda. Semua informasi data pelanggan dan inventaris dapat dikelola dalm satu dashboard.

Contoh Omni Channel

Model bisnis menggunakan omni channel kini banyak dilakukan di marketplace Indonesia, seperti Tokopedia dan Bukalapak.
Marketplace Tokopedia dengan lebih dari 200 juta produk jualan dari lebih dari 7 juta penjual melakukan integrasi pada channel digital dan non-digital agar pengguna mendapatkan pengalaman berbelanja yang dipersonalisasi oleh Tokopedia.
Informasi dari channel-channel di Tokopedia terintegrasi dengan bantuan analisis kecerdasan buatan dan machine learning untuk mempelajari perilaku pelanggan.
Contoh lain dari omni channel yaitu brand Starbucks. Kedai kopi internasional Starbucks menghubungkan layanan aplikasi di ponsel dan toko fisik sehingga memudahkan proses transaksi melalui ponsel.
Bagi penjual, ilustrasi sederhana tentang contoh omni channel yaitu ketika pemilik usaha yang menangani sebuah brand di beberapa lapak jualan marketplace seperti Tokopedia, Bukalapak, Shopee, Lazada, JD ID, dan marketplace lain.

Kelola Produk Jualan di Desty Omni

Desty sebagai solusi bagi merchant yang mengelola jualan kini menghadirkan Desty Omni untuk mengintegrasikan jualan online di beberapa marketplace dan platform online lain dalam satu dashboard.
Empat fitur utama Desty Omni dalam membantu jualan online melalui sistem omni channel yaitu:
  • Manajemen Produk

Pengguna Desty Omni dapat mengunggah langsung produk jualan ke berbagai marketplace lapak jualan online.
  • Manajemen Stok Produk

Dalam satu dashboard Desty Omni, jumlah stok produk di berbagai marketplace pemilik usaha dapat diatur sesuai ketersediaan.
  • Manajemen Pesanan

Semua pesanan dari pelanggan di beberapa marketplace dapat dikelola melalui satu dashboard.
  • Manajemen Data

Analisis data penjualan dan strategi pemilik usaha dalam satu dashboard.
Dengan mengandalkan model bisnis omni channel, kelola jualan online jadi lebih mudah. Desty Omni menawarkan kemudahan dan empat keunggulan manajemen toko terbaik tanpa biaya langganan.
Itu dia sekilas tentang omni channel beserta cara kerja dan contohnya. Sobat Desty, sudah menggunakan omni channel?
CTA Button Desty Omni.jpg