Langkah-langkah Cara Praktis Memulai Bisnis Toko Kue dan Roti


main img here
Posted by:
Author Unknown
-Published by:
Bisnis jualan kue dan roti enggak cuma menawarkan sensasi rasa, tetapi juga seni dalam menghasilkan produk pastry dan bakery.
Kue dan roti umumnya menjadi santapan di kala waktu senggang atau merayakan momen penting dalam hidup.
Tradisi memberikan kue dan roti umumnya digunakan untuk merayakan ulang tahun, kelulusan, lamaran, pernikahan, serta ada yang wajib dalam budaya suatu suku dan adat.
Roti dan kue juga bagian dari tradisi sebagai buah tangan atau produk yang dibawa untuk bekal perjalanan.
Bahan baku membuat kue dan roti pun melimpah dan dapat ditemukan. Bisnis toko roti dan kue pun juga ikut dirambah beberapa artis Tanah Air.

Prinsip Dasar Memulai Usaha Toko Roti dan Kue

Sebelum membahas lebih detail soal modal usaha dan cara mengelola toko roti dan kue, berikut lima prinsip dasar dalam memulai usaha toko roti dan kue:

1. Siapkan Produk

Tentukan produk roti dan kue seperti apa yang ingin dijual. Pastikan seller sudah memiliki konsep tentang roti dan kue yang akan ditampilkan di etalase.
Jika ingin berbeda dari toko lain, tentukan tema produk yang selaras dengan nuansa toko yang akan dibangun.
Pastikan juga cita rasa seperti apa yang menjadi keunggulan produk roti dan kue yang diproduksi.

2. Siapa Target Pasar Seller?

Apakah produk roti dan kue yang diproduksi menyasar pada orang-orang dengan pendapatan rendah atau yang biasa membeli roti berbahan premium?
Tetapkan siapa yang akan menjadi konsumen produk roti dan kue, sehingga estimasi harga jual dapat disesuaikan dengan harga bahan yang digunakan.

3. Optimalkan Promosi Digital

Dunia pemasaran memiliki ruang kompetitif yang sengit. Sebagus apapun produk yang diproduksi, jika tidak memiliki teknik pemasaran yang baik tidak akan meningkatkan profit.
Alih-alih menemui target pasar, teknik pemasaran yang meleset tidak mendapat ruang di hati calon konsumen.
Media sosial kini menjadi media pemasaran paling efektif dan efisien. Tidak hanya minim modal, tetapi juga juga dengan mudah mengetahui segmentasi pasar.
Contohnya Instagram dan TikTok dalam mode akun bisnis dapat merangkum trafik dan kilas kesimpulan aktivitas yang terjadi pada akun.
Gunakan juga bio link tool untuk mempromosikan website lapak jualan online produk untuk memberikan pengalaman belanja yang nyaman bagi konsumen.

4. Siapkan Modal

Jika dari sisi produk dan pemasaran sudah siap, jangan lupa hitung berapa estimasi biaya yang diperlukan untuk membuat toko kue dan roti.
Sumber modal akan mudah didapatkan jika semua konsep dan estimasi biaya sudah diperhitungkan dengan matang.

5. Pertahankan Motivasi, Kreativitas, dan Lakukan Inovasi

Tidak ada kreativitas yang muncul dengan sendirinya, kecuali terinspirasi dari AHA moment yang mungkin disadari oleh segelintir orang.
Gunakan waktu untuk mencari inspirasi melalui internet, toko kue dan roti populer di area seller bermukim, atau banyak berbincang dengan orang-orang yang memiliki visi selaras di dunia bisnis.
Dengan memiliki circle pertemanan yang tepat untuk tetap termotivasi dan kreativitas, perjalanan bisnis dapat berjalan dengan konstan dan melalui setiap tantangan dengan solusi.

Langkah-langkah Memulai Usaha Toko Kue dan Roti

Untuk memulai usaha bikin daftar estimasi biaya peralatan yang digunakan dalam jangka waktu panjang.

Modal Usaha Toko Kue dan Roti

Contoh estimasi biaya peralatan membuat kue dan roti dari rumah:
  • Mixer untuk adonan roti dan kue: Rp4.500.000
  • Timbangan adonan: Rp125.000
  • Pencampur adonan (Whisk): Rp80.000
  • Ayakan: Rp50.000
  • Kompor: Rp300.000
  • Oven: Rp4.500.000
  • Loyang berbagai bentuk: Rp100.000
  • Peralatan memasak: Rp500.000
Total biaya peralatan membuat kue dan roti sebesar Rp10.155.000.
Contoh estimasi biaya operasional bulanan dalam membuat kue dan roti dari rumah:
  • Gas 12 kg: Rp150.000
  • Bahan-bahan kue dan roti: Rp3.500.000
  • PDAM dan listrik: Rp500.000
  • Kemasan: Rp250.000
  • Internet: Rp250.000
Total biaya operasional bulanan dalam membuat kue dan roti sebesar Rp4.650.000.
Perhitungan total modal yang dibutuhkan dalam memulai usaha toko kue dan roti:
Total Biaya Peralatan + Total Biaya Operasional = Total Modal Rp10.155.000 + Rp4.650.000 = Rp14.805.000
Perlu diingat seller juga perlu mempekerjakan karyawan untuk membantu dalam operasional bulanan. Estimasi gaji karyawan yang bisa dimasukkan yaitu Rp2.500.000 per bulan untuk 1 karyawan.

Peluang Untung dari Usaha Toko Kue dan Roti

Bayangkan lebih dulu jika dalam sehari dapat memproduksi 100 bungkus kue dengan harga Rp5.000/pcs dan 100 bungkus roti seharga Rp10.000/pcs. Maka total penerimaan dalam satu bulan sebesar Rp45.000.000.
Berikut rumus untuk menghitung keuntungan dari bisnis toko kue dan roti:
= Total Penerimaan 1 Bulan - Total Biaya Operasional 1 Bulan - Gaji 3 Karyawan
= Rp45.000.000 - Rp4.650.000 - Rp7.500.000
= Rp32.850.000
Total keuntungan tersebut belum dikurangi biaya tak terduga dan lain-lain. Misalnya tempat yang yang digunakan untuk memproduksi dan menjual kue dan roti membutuhkan uang sewa bulanan dan perawatan.

Estimasi Lama Balik Modal Bisnis Toko Roti

Untuk menghitung kapan estimasi modal bisnis toko kembali gunakan rumus (Total Biaya Investasi / Keuntungan) x 1 Bulan.
Itu dia sekilas prinsip dasar membuat toko kue dan roti serta estimasi biaya yang diperlukan.
Pastikan Sobat Desty tetap update dengan peralatan, tren bisnis di dunia pastry and bakery agar tetap menjalankan bisnis dengan konstan.
CTA Button Blog Desty Page.jpg