Kenali Ciri-ciri Bisnis Online Nakal atau Palsu


main img here
Posted by:
Author Unknown
-Published by:
Hampir semua bisnis online mendatangkan cuan. Bisnis online bahkan memangkas biaya pemasaran dan periklanan konvensional yang terbilang tinggi.
Bisnis online juga menjadi solusi pebisnis yang ingin membangun usaha tetapi tidak memiliki lahan. Belum lagi adanya marketplace yang memberikan ruang untuk berjualan.
Sayangnya, kemudahan transaksi jual-beli bisnis online dimanfaatkan oleh oknum yang ingin meraup untung lebih dengan berbuat curang atau mendirikan bisnis palsu.

Ciri-ciri Bisnis Online Nakal

Agar terhindar dari tindakan oknum kurang jujur dalam dunia bisnis online, berikut ciri-ciri bisnis online nakal:

1. Foto Produk Kabur dan Tidak Jelas

Sebagai pebisnis, tentunya foto produk menjadi hal vital yang perlu dijaga untuk menarik perhatian calon pelanggan.
Ketika pebisnis tidak memperhatikan kualitas foto produk, audiens dapat berasumsi toko tidak berniat menjual produk atau sekadar memancing minat calon korban penipuan.

2. Kontak Personal Terbatas

Toko online perlu mencantumkan kontak bisnis atau pemilik usaha ketika melakukan transaksi jual beli dengan calon pelanggan.
Jika akses kontan dibatasi, maka dapat dicurigai bisnis online tersebut palsu. Nah, sebagai pebisnis yang jujur berikan informasi kontak dan akses berkomunikasi dengan audiens ya.
Bio link tool Desty Page punya beragam fitur premium yang cocok untuk merchants dan online seller dalam meladeni calon pembeli.
Selain pelanggan merasa aman, Sobat Desty sebagai seller juga terlihat lebih profesional dalam menampilkan profil usaha.

3. Nama Domain atau Media Sosial Kurang Profesional

Bisnis online kini lebih terpercaya ketika memiliki situs resmi, nama domain situs toko yang profesional dan tidak berlebihan.
Nama domain yang mencerminkan produk atau jasa yang ditawarkan akan lebih dipercaya daripada menggunakan nama yang hanya terkesan keren tanpa makna.

Cara Melaporkan Bisnis Online Nakal

Menjadi korban penipuan bisnis online nakal atau palsu memang tidak terhindarkan, tetapi ada acara untuk melaporkan bisnis online tersebut:

1. Lapor ke Polisi dengan Barang Bukti

Melaporkan penipuan yang dialami kepada pihak berwajib bisa menjadi pilihan pertama ketika mengalami penipuan bisnis online.
Siapkan barang bukti digital, tangkapan layar, serta bukti lain yang menguatkan laporan. Kemudian bikin BAP di kantor Polres dengan membawa barang bukti.

2. Tulis Ulasan di Media Sosial

Kekuatan viral bukan hanya meluaskan pemasaran dan branding produk bisnis.
Bikin ulasan kronologi kejadian penipuan bisnis online yang dialami agar kasus penipuan yang dialami dapat ditangani dengan segera oleh pihak berwajib.
Bantuan warganet di media sosial dalam memviralkan kasus penipuan online akan sangat membantu.

3. Laporkan via Lapor.go.id

Situs pengaduan penipuan Lapor.go.id dikembangkan oleh Kantor Staf Presiden yang dikelola Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi atau Kementerian PANRB.
Tanpa keluar rumah, kasus bisnis online dapat dilaporkan melalui situs Lapor.go.id. Ikuti prosedur pelaporan dan isi data yang perlu dilengkapi.

4. Laporkan via Kominfo

Kementerian Komunikasi dan Informatika juga melayani pengaduan penipuan. Pastikan barang bukti sudah siap sebelum mengadu pada layanan Aduan BRTI dari Kominfo.
Pada laman layanan Kominfo, klik Aduan BRTI kemudian lengkapi identitas. Pilih jenis pengaduan, dan ikuti prosedur berikutnya sesuai petunjuk.

5. Minta Akun Bank Penipu untuk Diblokir

Ketika terlanjut menjadi korban bisnis online, kunjungi kantor cabang bank terkait segera dan laporkan tindakan pelaku penipuan bisnis online ke pihak Customer Service.
Pada setiap laporan yang dibuat jangan lupa sertakan bukti-bukti kuat untuk meyakinkan pihak bank ya.
Itu dia beberapa ciri-ciri bisnis online nakal atau palsu dan cara melaporkannya.
Pada beberapa marketplace, pastikan toko online Sobat Desty terjaga kualitasnya dengan mengajak pelanggan memberikan ulasan jujur agar terhindar dari label bisnis online palsu.
Tetap berhati-hati dalam bertransaksi ya, Sobat Desty!
CTA Button Blog Desty Page.jpg