Kekurangan Menjalankan Bisnis Angkringan


main img here
Posted by:
Author Unknown
-Published by:
Bisnis angkringan terbilang tren dan memiliki target pasar tersendiri. Antara lain anak muda dan pegawai kantoran di kota-kota tier dua dan tiga.
Dengan modal usaha yang terbilang cukup (tidak sedikit dan tidak banyak), pemilik usaha angkringan mendapatkan balik modal dengan cepat.
Pamor usaha angkringan cukup dicari di tengah-tengah maraknya franchise dan cabang restoran dari luar negeri. Namun ada kekurangannya juga mendirikan bisnis angkringan.

Kekurangan Menjalankan Bisnis Angkringan

Ada beberapa kekurangan yang mungkin terlupakan ketika pebisnis mulai merintis bisnis angkringan, di antaranya:

1. Perlu Izin Usaha

Bisnis angkringan termasuk dalam UMKM jenis mikro dengan omzet tahunan paling banyak Rp300 juta.
Untuk memulai usaha angkringan, ada baiknya memperhatikan tata cara dan langkah-langkah membangun UMKM dari nol.
Mulai dari memahami regulasi seperti perizinan berupa Surat Izin Usaha, dan sebagainya. Meski usaha angkringan terlihat sepele, ada baiknya mengurus izin usaha ya.

2. Produk Mudah Rusak atau Kadaluarsa

Makanan yang dijual di angkringan mudah rusak dan tidak dapat dikonsumsi dalam jangka waktu lama.
Terlebih untuk makanan rumahan, gorengan, serta lauk pauk. Belum lagi jika ada tangan-tangan usil dari pembeli yang kurang bertanggung jawab.

3. Terusik Pengemis

Lokasi angkringan yang berada di area pinggir jalan membuat lapak angkringan tak jarang didatangi oleh pengemis maupun pengamen.
Kedatangan pengemis dan pengamen tidak terhindarkan karena area angkringan termasuk area publik.

4. Jualan Tergantung Kondisi Cuaca

Kondisi cuaca ikut mempengaruhi jalannya bisnis angkringan. Jika cuaca cerah, maka bisnis angkringan dapat berjalan.
Ketika musim hujan datang, angkringan tentu akan sepi pembeli dan gerobak jualan menjadi basah.

5. Rutin Menjaga Kebersihan

Area angkringan biasanya cukup dengan kursi yang mengelilingi gerobak serta karpet di sekitar rombong angkringan.
Tak jarang ditemukan sampah-sampah kecil yang ditinggal atau tertinggal dari pembeli.
Pemilik angkringan tentunya bertanggung jawab untuk terus menjaga kebersihan jualannya.
Itu dia beberapa kekurangan menjalankan bisnis angkringan. Pun jika ada solusi di setiap permasalahannya, kekurangan tersebut dapat teratasi dan Sobat Desty dapat tetap berjualan.
Selamat mencoba, Sobat Desty!
CTA Button Blog Desty Menu.jpg