5 Langkah Awal Menjadi Content Creator


main img here
Posted by:
Author Unknown
-Published by:
Jadi content creator sulit? Enggak sesulit mengerjakan Matematika kok, Sobat desty.
Content creator pada dasarnya berbagi informasi yang belum diketahui publik.
Memiliki keunikan dari kebanyakan orang juga dapat menjadikan kamu sebagai content creator.
Ketika kamu sudah mantap memutuskan menjadi content creator, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Cara menjadi content creator

Content creator kini menjadi profesi menjanjikan. Apalagi jika kamu memiliki pekerjaan utama dengan sampingan sebagai creator, mantep banget!
Berikut lima langkah awal cara menjadi content creator:

1. Pilih platform berbagi konten

Kalau dulu content creator banyak ditemukan di YouTube, kini kamu yang aktif mengunggah konten di Instagram dan TikTok juga bisa disebut sebagai content creator.
Buat kamu yang suka menulis kini bukan sekadar penulis, tetapi ada blogger. Dari tulisan berpindah ke unggah konten video disebut vlogger.
Nah, sekarang tinggal kamu yang memilih ingin berkarya di platform mana?
Misalnya Sobat desty hobi berbagi konten berupa video, TikTok bisa menjadi platform tepat untuk kamu.

2. Tentukan niche dan pelajari audiens platform

Food blogger dikenal dengan tulisan-tulisan soal ulasan makanan. Untuk kamu yang hobi berbagi ilmu pengetahuan umum, akun *kamu akan dikenal sebagai creator edutech.
Mengapa konten harus dipilah berdasarkan kategori? Untuk jangka panjang, ini akan berpengaruh pada branding akun kamu.
Contoh sederhana, misalnya kamu sudah 10 tahun menggeluti profesi koki, tetapi setelahnya kamu pun berganti profesi membuka bengkel. Maka orang-orang akan lebih percaya dengan masakan kamu.
Dengan menentukan niche konten, kamu pun dapat menyasar audiens tertentu yang pasti akan menyaksikan konten kamu.
Ketika kamu membuat konten yang lebih spesifik atau fokus pada topik tertentu, kamu juga bisa menjaring audiens. Jadi, kamu bisa menyesuaikan antara cara penyampaian konten dengan audiens.
Misalnya, jika audiens kamu anak muda, maka kamu dapat menggunakan bahasa kasual atau informal. Sedangkan untuk audiens yang suka berbisnis dan enggak ada batasan umur, kamu bisa menggunakan bahasa semi formal atau formal.
Dengan begitu, apa yang kamu sampaikan bisa diterima baik oleh audiens kamu.

3. Bikin konten yang interaktif

Ketika kamu membuat konten, tentu enggak sekadar bercermin, bukan? Perlu ada interaksi agar konten kamu terlihat lebih hidup.
Kenapa? Karena terkadang, konten yang dibuat itu terlalu kaku atau formal. Alhasil, konten yang dibaca, dilihat atau didengar justru terasa membosankan.
Padahal, audiens mencari konten untuk relaksasi, mencari jawaban, belajar atau update kabar terkini.
Ketika konten dibuat terlalu formal atau terlalu kaku dan tanpa kesan interaksi, maka audiens juga enggak bisa menikmati. Alhasil, konten Sobat desty akan menjadi sia-sia.
Maka dari itu, banyak content creator yang akhirnya membuat konten lebih fun dan ada interaksinya.
Bagaimana dengan konten tutorial yang hanya tulisan? Kamu bisa menambahkan suara ataupun video agar terlihat enggak monoton. Untuk jenis konten ini enggak cuma interaksi, tetapi audiens bakal klik logo Save untuk ditonton di lain hari.

4. Siapkan dan upgrade skill kamu

Ketika kamu menjadi content creator, maka mau enggak mau skill seperti berbicara, menulis, tampil di muka umum hingga editing perlu kamu asah.
Ketika skill kamu ditingkatkan, kamu dapat melakukan hal-hal berikut:
  • Bertahan dan bersaing dengan para creator lain.
  • Membuat konten berkualitas.
  • Bekerja sama dengan brand besar.
Kalau kamu enggak mau mempersiapkan skill bahkan upgrade, percaya deh, kamu akan ketinggalan jauh. Apalagi sekarang ini, dunia seni kreatif berkembang dengan pesat dan banyak content creator yang bermunculan.
Cara untuk upgrade skill, kamu dapat mengikuti kelas online atau bergabung di komunitas.

5. Up to date

Tetap up to date tentang tren atau kabar terkini dapat menjadi amunisi untuk membuat konten berkualitas. Dengan begitu, konten kamu akan tetap dianggap relevan dan solusi untuk audiens.
Selain kiat-kiat memulai karier sebagai content creator di atas, jangan lupa gunakan alat yang memadai, tim yang solid dan lakukan evaluasi. Dengan begitu, kamu bisa menghasilkan konten berkualitas yang lebih baik dari sebelumnya.
Jangan lupa bikin tampilan akun media sosial kamu terlihat profesional. Gimana caranya? Pakai landing page atau sematkan link in bio.
Kamu bisa mulai dari desty.page, situs mikro praktis tanpa bayar yang enggak cuma meringkas link jejak digital kamu tetapi juga etalase karya digital kamu. Ada banyak hal yang bisa kamu lakukan di desty.page.
Dengan melakukan kiat-kiat menjadi content creator, percaya deh, usaha enggak akan mengkhianati hasil. Selamat berkarya, Sobat desty!
CTA Button Blog Desty Page.jpg