Ada 3 Jenis Audiens Instagram untuk Iklan, Mirip Facebook Lho!


main img here
Posted by:
Author Unknown
-Published by:
Ada banyak jenis audiens di Instagram yang perlu kamu ketahui, Sobat desty.
Di Instagram, jenis audiens dibedakan berdasarkan usia, jenis kelamin, wilayah hingga tingkah laku dan kegemaran.
Pada dasarnya ada tiga jenis audiens di Instagram, yaitu:
  • Saved audience
  • Custom audience
  • Lookalike audience
Tiga jenis audiens di atas memiliki perbedaan yang perlu kamu pelajari.
Berikut paparan masing-masing perbedaan audiens di Instagram:

1. Saved Audience: Audiens yang belum tertarget

Jenis audiens pertama di Instagram adalah saved audience. Jenis audiens ini banyak yang menyebutnya sebagai broad audience.
Lantas apa itu saved audience? Saved audience adalah audiens umum dan belum tertarget.
Audiens ini adalah bentuk dari komposisi detail targeting yang kamu buat secara manual.
Artinya, kamu bisa memilih target audiens berdasarkan usia, device, lokasi, jenis kelamin bahkan penghasilan sekalipun.
Lalu, di mana bisa membuat saved audience?
Sobat desty bisa membuatnya di Instagram Campaign atau di bagian Business’s Audience.
Agar efektif, kamu perlu tahu data target marketing bisnis kamu.
Jika kamu merasa bingung, gunakan buyer personas agar lebih mudah untuk menargetkan audiens.
Perlu kamu tahu jika masing-masing based targeting misalnya dari perilaku, punya topik yang berbeda.
Maka dari itu, kamu perlu lebih teliti sebelum menentukan target, ya.

2. Custom Audience: Audiens yang lebih spesifik

Kalau saved audience adalah audiens yang umum, maka custom audience adalah audiens yang khusus.
Artinya, custom audience merupakan audiens yang lebih spesifik dan bisa kamu peroleh dari data.
Datanya diperoleh dari mana? Dari saved audience.
Nah, ketika Sobat desty melakukan iklan dengan saved audience, kamu akan mendapatkan data.
Dari data tersebut, kamu akan memperoleh berbagai macam data.
Misalnya, berapa banyak audiens yang berinteraksi dengan kamu melalui Instagram Stories.
Audiens yang berinteraksi dengan kamu melalui Stories inilah yang disebut dengan custom audience.
Jadi, kamu bisa membuat custom audience kamu sendiri sesuai data yang kamu miliki.

3. Lookalike Audience: Audiens dengan aspek yang sama

Ketiga adalah lookalike audience. Sesuai namanya, audiens Instagram ini memiliki kesamaan dengan custom audience yang kamu buat.
Misalnya, di custom audience kamu menargetkan audiens yang suka fashion.
Dari situ, kamu bikin lookalike audience. Dengan begitu, audiens yang kamu targetkan akan melihat produk kamu.
Dari tiga jenis Instagram audiens di atas, kamu bisa memilih audiens seusai kebutuhan.
Misalnya untuk konversi, kamu bisa pilih custom audience.
Kalau kamu masih penasaran, kamu bisa membongkar dan mencoba untuk menargetkan audiens di Instagram Ads kamu, ya.

Target audiens udah ketemu, gimana caranya biar kita tetep keep in touch?

Kalau target audiens kamu udah ketemu, pertahankan agar mereka tetap stay di akun kamu.
Percantik feed Instagram dengan konsisten, informatif, dan enak dilihat.
Tambahkan update terkini lewat bio di Instagram kamu seperti fitur kekinian yang kamu pakai, misalnya landing page.
Link in bio sekarang ini lagi tren banget buat merangkum digital portfolio kamu.
Ketika audiens kamu enggak melihat perkembangan baru di Instagram, arahkan mereka untuk mengikuti kamu di platform digital lain.
Misalnya kamu lagi update konten terbaru di YouTube atau TikTok. Mungkin bahkan kamu lagi merintis bisnis baru dengan membuat toko online.
Nah, kamu bisa pakai desty.page untuk mempermudah komunikasi dengan audiens dan menjaga mereka stay tuned dengan konten terbaru kamu.
Setelah mendapatkan kemudahan dari landing page ini, ceritain bareng desty yuk.
Selamat mencoba Sobat desty!