4 Tips Inspirasi Nama Brand Unik dan Enggak Pasaran


main img here
Posted by:
Author Unknown
-Published by:
Teman desty yang baru ingin memulai bisnis dengan membuat produk sendiri, harus mencari nama brand yang unik.
Tujuannya supaya customer bisa dengan mudah mengingat nama brand dari bisnis kamu.
Mencari ide nama brand memang bukanlah hal yang mudah.
Kalau kamu mencarinya tanpa memperhatikan hal-hal tertentu.
Di sini desty ingin membagikan sedikit tips untuk mendapatkan nama brand yang sesuai dengan bisnis kamu.

Tips Inspirasi Mencari Nama Brand

Nama brand merupakan salah satu elemen penting dalam bisnis.
Karena kalau bisnis Teman desty memiliki nama, membuat customer menjadi lebih mudah mengetahui dan mengingatnya.
Berikut ini ada beberapa tips mencari nama brand yang bisa kamu pakai, seperti:

1. Ketahui Produk, Segmentasi Pasar dan Target

Pertama, Teman desty harus catat terlebih dahulu apa aja elemen bisnisnya.
Contohnya seperti barang yang akan diproduksi, segmentasi pasar, dan target.
Misalnya produk yang akan kamu pasarkan berupa fashion dengan target laki-laki.
Maka kamu bisa mencari nama brand unik bernuansa maskulin.
Contohnya seperti Oh Man Clothing atau Distro for Man.

2. Mencari Nama Unik Sekaligus Mudah Diucapkan

Setelah mengetahui elemen penting bisnis seperti di atas, Teman desty bisa mencari nama unik tetapi yang mudah diucapkan.
Biasanya nama unik yang disarankan itu mengandung deskripsi dari produk kamu.
Contohnya seperti Indomie. Kamu tentu bisa mendeskripsikan sendiri ya arti Indomie, yaitu dari kata “Indonesia” dan “Mie”.
Secara harfiah bisa diartikan mie punya Indonesia.
Dalam mencari nama unik, disarankan untuk membuat beberapa nama.
Supaya nantinya bisa kamu analisa sendiri nama mana yang paling sesuai.

3. Meaningful

Selanjutnya pastikan nama brand yang kamu pilih mempunyai makna tersendiri.
Brand dengan dengan makna positif tentu akan mempengaruhi bisnis kamu.
Maknanya ini enggak harus selalu ada di nama brand, kok.
Bisa juga menjadi deskripsi dari nama brand yang kamu pilih.
Contohnya seperti marketplace Bukalapak.
Nama brand Bukalapak jelas mempunyai target yang memungkinkan pengusaha bisnis bisa berjualan online di marketplace tersebut, yaitu “Buka” dan “Lapak”.
Sedangkan makna positifnya, Bukalapak enggak cuma membantu pengusaha bisnis untuk berjualan.
Pembeli dapat mencari lapak dengan lebih mudah.

4. Pastikan Nama Belum Digunakan

Tips mencari ide nama brand terakhir, Teman desty harus pastikan nama brand yang akan dipilih belum pernah digunakan orang lain.
Hal ini bertujuan untuk menambah sisi unik dari nama brand yang kamu pilih.
Oleh sebab itu, desty menyarankan kamu untuk membuat beberapa nama brand.
Supaya di akhir, kamu bisa brainstorming kembali untuk memeriksa keunikan, kemudahan pengucapan, dan faktor lain.
Nantinya kamu juga bisa mengajukan voting ke keluarga dan sahabat, sekiranya nama brand apa yang paling cocok dipakai.

Nama Brand udah Ketemu, Gimana Caranya Biar Dilirik Calon Pelanggan?

Jangan berhenti di nama brand, Teman desty.
Era digital sekarang memungkinkan semua orang menggali kreativitas lebih dalam tanpa merogoh kocek lebih.
Pastikan nama logo kamu tertanam di benak publik, bisa dengan menyematkan desty.page sebagai landing page di bio akun bisnis kamu.
Dengan begitu, brand awareness pelanggan lebih terjaga karena kamu meletakkan lapak jualan online di satu situs yang merangkum semuanya.
Enggak sampai lima menit, kamu udah bisa bikin link dengan template kece yang ada.
Siapin materi jualan lapak dan link, sematkan, dan taruh di media sosial Teman desty.