Ini Loh 2 Hal Yang Jangan Kamu Lewatkan Dalam Cara Membuat Point Of Sale


main img here
Posted by:
Author Unknown
-Published by:
Hai hai, Teman desty. Apa kabar sales hari ini?
Apakah kamu sudah mulai kewalahan merekap transaksi harian?
Atau, sudah mulai pusing dengan Ms. Excel yang tidak bisa balance dan terkoneksi ke rekap daily?
Tenang saja, karena di sini akan kami bahas mengenai cara membuat [point of sale] (https://academy.desty.app/cara-mendapatkan-modal-bisnis-dan-usaha-untuk-pemula/).
Apa sih itu?
Secara garis besar ini bisa kamu artikan sebagai sistem pencatatan terpusat, yang memanfaatkan teknologi digital untuk kemudahan dan keamanan transaksi.
Jadi, kamu bisa mulai persiapkan perpisahan dengan deretan buku catatan, untuk pindah pada sistem terintegrasi ini.

Apa 2 Poin Penting Dari Cara Buat Point Of Sale?

Etalase - Online Shop.jpg
POS atau point of sale ini banyak orang pakai untuk lini bisnis yang rekap data hariannya sangat banyak.
Misalnya saja toko ritel, atau jenis usaha yang transaksi hariannya tumpah-tumpah.
Mengingat system ini serba digital, banyak yang ragu mengenai validitas dan keamanannya.
Oleh karena itu, cari tahu dua hal ini dulu agar memahami bagaimana POS ini bekerja.

Kebutuhan Vs Margin

800 X 600 - 2021-12-20T224048.176.png
Kenapa ini penting?
Mengingat, banyak yang merasa harga untuk sebuah software POS ini menguras dompet.
Nah, kalau kamu salah satunya, coba pertimbangkan begini.
  • Menambah 1 orang admin lagi untuk pencatatan sudah berapa rupiah gajinya.
  • Kalikan dalam satu tahun, akan keluar berapa.
  • Pertimbangkan, mengenai human error dan level ‘kejujuran’ seseorang.
  • Tambah point of view, jika transaksi semakin bertambah, apakah harus nambah orang lagi.
  • Setelah itu, bandingkan dengan harga software POS, serta level kemudahan, keamanan, dan juga tingkat errornya.
Jadi, masih sayang mau beli POS dengan alasan takut margin habis?
Mungkin kalau dikalikan dengan harga membayar manusia, level output yang dihasilkan oleh POS akan lebih baik.

2. Cara Membuat Aplikasi Point Of Sales : Beli Vs Buat Sendiri

800 X 600 - 2021-12-20T224048.176.png
800 X 600 - 2021-12-20T223925.356.png
Kalau berbicara cara membuat aplikasi point of sales, maka ada dua opsi.
Pertama, kamu bisa sewa pihak ketiga yang memang expert di bidang ini untuk susun POS sesuai keinginan atau custom ala kamu.
Kedua, kamu bisa buat sendiri dengan memperkaya skill accounting, bahasa pemrograman, dan juga desain grafis.
Ribet ya? Tidak kok, kadang ada juga program mentah yang bisa kamu sempurnakan sendiri.
Jadinya, kamu tidak perlu membangun dari nol.
Selain itu, kalau bikin sendiri kamu bisa custom sesuai keinginan tanpa terbatas scope pengerjaan ala beli yang biasanya ada batasan-batasan service.
Nah, kalau membuatnya, kamu bisa juga memanfaatkan bahasa pemrograman sederhana, kemudian customkan dengan kebutuhan.
Karena, bisa saja sekarang masih butuh yang level sederhana.
Salah satu cara membuat yang umum adalah dengan program Php Mysql serta Bootstrap.
Adapun cara membuat point of sale dengan Php ini biasanya terdiri dari kategori:
  • Menu data produk
  • Display produk
  • Keranjang penjualan
  • Input penjualan
  • User
Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan bisa tambahkan yang lainnya.
Mengingat, kadang produk pun bertambah, atau ada kenaikan penjualan yang membuat menu-menu baru dibutuhkan.
Tidak mudah memang untuk membuatnya sendiri tanpa skill pemrograman.
Tetapi, jangan khawatir.
Sekarang semua bisa lebih mudah ketika kamu masuk dunia digital.
Sebab, ada desty yang bisa bantu kamu untuk penuhi berbagai macam tools digital marketing.
Serius, cobain deh cek di sini, di sini dan di sini.
Karena semua itu, tersedia untuk bantu kamu jalankan bisnis dengan lebih efisien lagi.
Demikian juga kalau mau cara membuat point of purchase, kamu bisa mendapatkan referensi dan bahkan saran dari profesional di bidangnya, agar tampilan point of purchase (POP) semakin memikat.
Jadi, baik mau tahu cara membuat point of sale (POS) maupun POP, kamu bisa percayakan pada desty.