Cara dan Contoh Membuat Deskripsi Produk yang Menarik


main img here
Posted by:
Author Unknown
-Published by:
Deskripsi produk yang bagus dan menarik tentu membuat konsumen lebih yakin untuk beli.
Tapi, gimana ya cara buat deskripsi produk yang menarik?
desty bakal bahas contoh deskripsi produk yang bisa kamu jadikan panduan dan beserta tips-tipsnya.
Stay tuned, ya!

1. Deskripsikan Poin Penting

Teman desty pernah menemukan contoh deskripsi produk yang terlampau panjang sampai bikin males baca? Tentunya bikin kita ilfeel, kan?
Apalagi kalau baru pulang kerja atau habis ngurus anak yang rewel.
Duh, pasti rasanya enggak karuan baca deskripsi produk yang seperti novel.
Untuk itu pakai deskripsi produk dengan kata-kata yang singkat dan ringkas.
Lalu apa saja yang harus masuk dalam deskripsi produk dan bagaimana cara membuat deskripsi produk tersebut?
  • Fitur-fitur penting yang jadi pertimbangan membeli
Setiap jenis produk itu punya fitur-fitur yang jadi pertimbangan konsumen untuk membeli.
Kalau produknya baju, misalnya, maka yang jadi pertimbangan adalah jenis bahan, tekstur, ukuran, dan tebal-tipisnya kain.
Kalau produknya berupa makanan, maka pertimbangannya adalah rasa, tingkat kepedasan (kalau pedas), lama waktu penyimpanan atau kadaluwarsa, dan indikator lain.
Jadi, coba perhatikan produk Teman desty dan sisihkan waktu untuk merenung.
Coba posisikan diri kamu di posisi konsumen. Kira-kira, apa saja pertimbangan yang muncul saat ingin membeli?
Catatlah poin-poin tersebut, lalu sertakan di deskripsi produk kamu.
Berikut contoh deskripsi yang cukup bagus untuk produk baju santai:
“Daster kimono murah berkualitas bagus! Cocok untuk bersantai sambil WFH atau mengurus anak.”
Bahan: Rayon viscose yang adem dan lembut di kulit. Tidak menerawang.
Ukuran: S sampai XL (tersedia ukuran XXL dan XXXL) [sertakan detail ukuran].

2. Jangan Nyontek!

“Belanja online itu harus selektif.”
Tentunya kamu setuju, dong, dengan pernyataan di atas?
Sering sekali kita dapati kasus enggak menyenangkan saat belanja online.
Dari mulai produk yang enggak sesuai deskripsi, seller yang kabur, dan lain-lain.
Oleh karena itu, sekarang orang-orang jauh lebih selektif ketika memilih toko untuk berbelanja.
Nah, salah satu hal yang bisa bikin konsumen kabur dari toko online kamu adalah deskripsi produk yang sama dengan puluhan toko lainnya.
Kenapa? Karena itu menandakan kamu enggak serius saat jualan.
Maka, di antara tips menulis deskripsi produk yang baik adalah dengan menulisnya menggunakan kata-katamu sendiri.
Namun, tetap masukkan keyword-keyword yang sering dicari, ya.
Dengan menulis deskripsi produk dengan gaya kamu sendiri, orang-orang juga akan merasa lebih akrab denganmu.
Seakan-akan, mereka langsung berbelanja dengan kamu sebagai shopkeeper-nya.

3. Keyword, keyword, dan keyword

Pertimbangan apa yang paling penting saat membuat toko offline? Lokasi, lokasi, dan lokasi.
Kenapa? Karena sebagus apa pun produk kamu, kalau jauh dari target pasar maka enggak akan laku.
Lalu, pertimbangan apa yang paling penting saat membuat deskripsi produk?
Apa yang jadi faktor utama sebuah deskripsi produk yang menarik? Keyword, keyword, dan keyword.
Alasannya? Karena, keyword itu ibarat lokasi bagi toko offline.
Semakin pas keyword di deskripsi produk kamu dengan kebutuhan pelanggan, semakin mudah pula baginya menemukan toko kamu.
Lalu, bagaimana caranya memasukkan keyword yang tepat ke deskripsi produkmu? Berikut tipsnya:
  • Cari tahu kata kuncinya di Google
Misalnya, kamu menjual keripik setan. Yang harus kamu lakukan adalah mencari tahu kata-kata apa yang digunakan orang-orang untuk mencari keripik setan di internet.
Coba ketik “keripik setan” di Google, lalu perhatikan kata-kata lanjutan apa yang muncul.
Nah, kata-kata lanjutan itu adalah keyword yang harus kamu perhatikan.
Perhatikan juga kata-kata berupa “saran pencarian” yang muncul di bagian paling bawah dari halaman pencarian Google.
Selain itu, kamu juga bisa menggunakan situs-situs keyword searcher yang banyak tersedia di internet.
Lalu bagaimana contohnya? Jika kamu menjual barang di atas (keripik setan), maka begini gambaran keyword yang muncul:
  • “Keripik setan level 10”
  • “Keripik setan terdekat”
  • “Keripik setan [nama kota]”
Sematkan keyword-keyword tersebut di deskripsi produk kamu.
Tapi jangan masukkan keyword yang enggak berhubungan, ya, nanti konsumen kamu merasa tertipu.
Deskripsi produk itu krusial, lho, Teman desty. Sebagaimana dijelaskan lewat beberapa bahasan dan contoh deskripsi bisnis online di atas.
Agar produk kamu makin dikenali, gunakan desty.page untuk menampilkan etalase sekaligus link pembelian untuk calon pelanggan.
Dengan begini, pelanggan akan lebih mudah menilai branding bisnis kamu, Teman desty.