3 Cara Menentukan Harga Jual Agar Cuan Lebih Maksimal


main img here
Posted by:
Author Unknown
-Published by:
Rahasia sukses dalam menjalankan bisnis adalah ketepatan dalam menghitung harga jual, Teman desty.
Cara menentukan harga jual mengikuti formula khusus agar perhitungannya tepat dan tidak menimbulkan kerugian.
Harga jual sebaiknya tidak terlalu mahal atau terlalu murah.
Jika terlalu mahal, barang yang kamu jual bisa saja tidak laku.
Sementara jika terlalu murah, biaya produksi dan distribusi tidak tertutup atau kalaupun tertutup untungnya hanya sedikit.
Nah, gimana sih cara menentukan harga jual produk yang tepat agar keuntungan yang didapat bisa maksimal?
Simak tiga poin penting berikut:

1. Hitung dari Biaya Produksi dan Biaya Distribusi

Langkah awal cara menentukan harga jual yang baik adalah dengan menggunakan rumus markup pricing.
Rumus markup pricing banyak digunakan sebagai cara menentukan harga jual makanan.
Penggunaan rumus markup pricing cukup mudah, yaitu dengan memperhitungkan besarnya biaya bahan baku, termasuk biaya distribusi.
Adapun rumus perhitungan harga jual dengan konsep markup pricing adalah besarnya modal di sini dihitung dari besarnya biaya bahan baku, distribusi, dan biaya-biaya lain yang kamu keluarkan.
Rumus markup pricing
Harga Jual = Modal + (Modal x Persen Profit)
Sumber

2. Tentukan Keuntungan yang Ingin Kamu Peroleh

Hitung hari jual berdasarkan keuntungan yang ingin kamu peroleh.
Cara menentukan harga jual produk ini disebut dengan margin pricing.
Dalam melakukan perhitungan dengan cara margin pricing, kamu dapat menggunakan rumus berikut.
Rumus margin pricing
Margin = (Harga Jual - Harga Modal) / Harga Jual
Sumber
Contoh jika Teman desty ingin mengetahui besarnya persentase keuntungan yang diperoleh.
Budi menjual susu murni dengan harga Rp80.000 per botol. Modal yang dikeluarkan Budi sebesar Rp45.000 per botol. Perhitungannya:
Margin = (Rp80.000 - Rp60.000) / Rp80.000 = 0,25 atau 25%
Sebelum menggunakan rumus ini, kamu harus sudah tahu berapa harga jual produk kamu.
Jika ternyata persentase keuntungannya masih terlalu besar, kamu dapat mengubah harga jual dan menghitungnya kembali dengan rumus di atas.
Sebisa mungkin jangan ambil keuntungan dengan persentase terlalu besar (lebih dari 50%).

3. Bandingkan dengan Harga Kompetitor

Cara menentukan harga jualan lainnya yaitu dengan membandingkan harga dengan kompetitor.
Tujuannya adalah agar kamu mendapat gambaran bagaimana harga produk kamu di pasaran.
Jika sesuai harga pasar keuntungan Teman desty masih cukup besar, kamu dapat menjualnya di bawah harga pasar.
Ini akan memberikan peluang yang besar untuk mendatangkan lebih banyak pembeli.
Namun jika sesuai harga pasar justru belum dapat menutup biaya produksi, sebaiknya cermati kembali dan kurangi biaya produksi.
Jika tidak memungkinkan, Teman desty dapat menjual produk tersebut di atas harga pasar.
Yang terpenting, sebisa mungkin jangan menjual produk dengan harga terlalu rendah atau terlalu tinggi.
Ini dapat merusak harga pasar dan mungkin bisa membuat produk kamu kurang laku.
Nah, setelah mengetahui cara menentukan harga jual, kini saatnya untuk mulai memasarkan produk.
Agar promosi lebih maksimal, kamu dapat memanfaatkan desty.app yang akan membuat bisnis kamu terlihat lebih profesional di internet.
Bareng desty.app, kamu bisa mulai personalisasi produk jualan di desty.page hingga mendapatkan kemudahan berbisnis tanpa bergantung pada marketplace di desty.store.
Buat kamu yang sedang merintis usaha kuliner, cobain deh desty.menu supaya pelanggan kamu enggak perlu capek-capek antri pas lag rame-ramenya.
Gimana Teman desty, mudah bukan?