Cara Membuat Landing Page yang Bagus


main img here
Posted by:
Author Unknown
-Published by:
Untuk keperluan bisnis, landing page tentu menjadi solusi untuk meningkatkan konversi.
Apakah pembuatan landing page yang menarik harus memiliki skill desain yang mumpuni?
Kata-kata menarik sebenarnya relatif, tergantung selera. Namun, hal menarik itu dikatakan berhasil ketika banyak orang yang menyetujuinya.

Langkah-langkah Membuat Landing Page Menarik

Landing page adalah situs yang digunakan dengan konsep marketing untuk keperluan bisnis. Umumnya landing page diletakkan pada bio akun media sosial.
Berikut langkah-langkah membuat landing page menarik untuk meningkatkan konversi bisnis Sobat desty:

1. Tentukan tujuan membuat landing page

Landing page merupakan situs mikro atau versi mini dari website.
Meski hanya memuat satu halaman, kamu perlu tahu tujuan membuat landing page sebelum membuatnya.
Landing page dapat digunakan untuk berbagai tujuan, di antaranya:
  • Membangun brand awareness
  • Mendapatkan leads generation
  • Penjualan atau konversi
Dengan menentukan tujuan pembuatan landing page, kamu pun lebih mudah untuk menentukan materi apa yang ingin ditampilkan pada situs mikro kamu.

2. Sederhana dan jelas

Landing page yang terlalu rumit akan membuat orang enggak betah berlama-lama.
Bikin desain sesederhana mungkin untuk situs mikro kamu.
Pastikan juga navigasi yang kamu ciptakan di dalam situs mikro memudahkan calon pelanggan mudah menemukan apa yang mereka butuhkan.
Desain landing page dapat kamu sesuaikan dengan style bisnis kamu. Namun ingat, pastikan ada lima hal ini ya:
  • Headline.
  • Penjelasan singkat mengenai produk atau apa yang sedang kamu tawarkan.
  • Gambar yang relevan atau sesuai dengan konten landing page.
  • Lead capture form misalnya masukkan email atau nomor telepon.
  • Call to action, misalnya “Coba gratis sekarang!”
Jangan lupa menggunakan warna yang eye catching tetapi minimalis di poin penting.
Dikutip dari laman Neilpatel, calon pelanggan hanya butuh waktu sekitar 90 detik untuk menilai suatu produk.
Pastikan juga posisi navigasi di situs mikro kamu jelas, mengapa?
Pada dasarnya, pembuatan landing page meminta visitor untuk melakukan sesuatu, misalnya menghubungi kamu untuk beli produk.
Navigasi yang sederhana akan membantu visitor untuk tetap fokus pada apa yang kamu inginkan.
Tempatkan navigasi di posisi yang mudah dilihat, diklik oleh visitor. Karena itu, Sobat desty perlu menjadikan user experience pertimbangan utama dalam membuat landing page yang menarik.
Masukan terbaik adalah pengalaman pelanggan ketika menggunakan produk kamu. Tetaplah terbuka terhadap masukan dan kritik, ya.

3. Perhatikan penggunaan copywriting

“Desain sudah oke, headline sip, navigasi tepat, sederhana, tulisan bisa dibaca, tapi kenapa konversi belum meningkat?”
Sudah periksa bagaimana copywriting yang Sobat desty gunakan belum? Jika belum, periksa dulu.
Copywriting sangat memengaruhi action dari calon pelanggan yang mengunjungi dan membaca landing page kamu.
Banyak kesalahan dalam penulisan copywriting yang cenderung terkesan memaksa konsumen membeli atau menggunakan produk yang diiklankan.
Padahal, visitor ingin tahu apa produknya, bagaimana menggunakan produknya dan ingin tahu, produk tersebut dibutuhkan atau enggak.
Umumnya, copywriting yang digunakan di landing page adalah jenis storytelling. Bercerita tetapi mampu memengaruhi pembaca.
Meski begitu, kamu perlu menyesuaikan copywriting dalam landing page dengan tujuan pembuatannya.
Selain tiga cara membuat landing page menarik di atas, jangan lupa untuk memperhatikan loading speed.
Dengan begitu pelanggan Sobat desty enggak perlu menunggu waktu terlalu lama untuk membaca dan klik call to action­ pada situs kamu.
Mau belajar bikin landing page yang menarik? Yuk, cobain bareng desty.page.