Cara Jualan di Telegram dan Keunggulannya


main img here
Posted by:
Author Unknown
-Published by:
Aplikasi pesan instan Telegram dapat kamu gunakan sebagai lapak mempromosikan produk dan berjualan. Melalui percakapan langsung dengan calon pelanggan, tentu dapat meningkatkan penjualan.
Telegram umumnya digunakan untuk berkomunikasi dalam grup atau mengirimkan pesan personal. Enggak jauh berbeda dengan fungsi kirim pesan instan seperti WhatsApp, Line, dan WeChat.

Keunggulan dan Tips Jualan di Telegram

Telegram memiliki banyak keunggulan yang enggak ada di aplikasi pesan instan lain. Kamu dapat memanfaatkannya dalam strategi meningkatkan penjualan bisnis. Beberapa keunggulan Telegram untuk bisnis antara lain:
  • Telegram disebut sebagai aplikasi perpesanan dengan keamanan paling tinggi.
  • Penyimpanan Telegram berbasis cloud sehingga pesan lama pun masih bisa kamu unduh atau akses.
  • Pengiriman dokumen ada dua opsi, sesuai ukuran aslinya atau sudah melalui tahap kompresi.
  • Telegram memiliki kapasitas grup yang besar besar.
  • Terdapat fitur pesan rahasia yang akan menghapus pesan secara otomatis setelah pengguna mengatur jangka waktunya.
  • Ada fitur pesan otomatis atau chat bot tanpa harus menginstal aplikasi pihak ketiga.
  • Dapat memiliki multi profil dalam satu aplikasi.
Setelah mengetahui apa saja keunggulan Telegram berikut ini tiga cara jitu bagaimana berjualan di Telegram:

1. Bergabung ke grup dan bangu awareness

Fungsi Telegram adalah untuk bertukar pesan dan berbagi informasi, bukan untuk hard selling. Namun, kamu juga bisa menggunakan teknik soft selling untuk jualan di Telegram.
Kamu bisa riset dulu dengan grup yang relevan dengan produk. Kemudian bergabunglah ke grupnya.
Namun, ketika kamu masuk ke suatu grup dan melakukan promosi secara terang-terangan, hasil yang akan kamu dapat adalah kesan negatif.
Karena kamu dianggap nggak menghargai kenyamanan orang lain yang menjadi anggota grup. Alhasil, brand memiliki kesan negatif.
Berbeda jika kamu bergabung ke grup dan menyebarkan informasi yang bermanfaat, kamu bisa membangun orang-orang yang respek kepada brand. Alhasil citra produk positif dan kredibilitas meningkat.
Ketika kamu bergabung ke grup, perhatikan beberapa hal ini.
  1. Ibarat bertamu, ketika masuk ke grup, perkenalan dengan anggota grup.
  2. Gunakan bahasa yang sopan dan santun ketika berkenalan.
  3. Apabila ingin sharing, izin terlebih dahulu pada anggota grup.
  4. Ketika sharing usahakan untuk enggak salin tempel alias dalam bentuk pesan agar lebih interaktif dan enggak bosenin.
  5. Niat sharing juga harus baik, bukan untuk menguasai grup. Ketika sharing, jangan sampai apa yang kamu sampaikan melenceng jauh dengan deskripsi grup.
Ketika sharing dan ternyata sharing yang kamu bagikan itu berguna, orang pun akan respect dan mau bergabung denganmu. Pelan-pelan saja, enggak harus langsung dari dirimu. Kamu bisa sharing dari tulisan orang lain, kutipan, dan lain-lain.

2. Bikin kanal Telegram

Bikin kanal Telegram milikmu sendiri.Kamu bebas mengisinya dengan apa saja. Perlakukan channel Telegram ini layaknya sebuah majalah yang bisa pengikut dapatkan secara gratis.
Dalam majalah tersedia dua jenis, informasi dan iklan. Ketika kamu cermati, informasi yang tersaji lebih banyak dari iklan. Jika membandingkan keduanya maka persentasenya 70 persen informasi dan 30 persen iklan.
Namun, ketika kamu mempromosikan produk, jangan mengisinya dengan informasi yang sama dan kamu ulang-ulang. Hal ini dapat menyebabkan ads fatigue atau bosan karena iklan. Kamu harus memperbarui isi iklan secara berkala.

3. Konsisten

Selalu ingat tidak ada ada yang instan. Apalagi ketika kamu dalam tahap membangun brand, kamu membutuhkan waktu dan tentunya usaha yang konsisten.
Memang membangun brand itu enggak mudah, tetapi semua bisa dimaksimalkan. Salah satunya menggunakan Telegram. Agar lebih mudah, ikuti cara jualan di Telegram di atas, ya!