Kunci Sukses Branding di TikTok dari Kreator, Konten Auto FYP


main img here
Posted by:
Author Unknown
-Published by:
Lapak jualan sekarang bukan sekadar menggulingkan tikar atau bikin toko fisik di area menjanjikan. Dengan media sosial, kamu udah bisa berjualan.
Platform media sosial yang semula memiliki karakteristik berbagi hiburan kini dapat menjadi lapak jualan bagi kamu yang memiliki jiwa pebisnis. Media terpopuler ada TikTok dan Instagram.
Bareng Content Creator Aisyah Nadine Sharikha dan KOL Management desty.app, Yumna Aisyah, sejumlah kunci branding bisnis di TikTok bakal dikupas tuntas baik dari sisi kreator maupun platform digital dalam webinar “How to build a great content for your personal branding on TikTok” pada Rabu, 6 April 2022.
bincang branding TIkTok konten auto FYP
Apakah menjadi content creator semudah yang kita lihat? Tidak, Sobat desty. Ada perencanaan matang dari creator dan tim sebelum mengunggah konten dan masuk dalam for your page alias FYP di layar TikTok kamu.
Menurut Aisyah, ada tiga poin utama sebagai bekal menjadi content creator yaitu konsistensi, fokus pada proses, hingga strategi yang tepat dalam membangun media sosial.

Cara Menjadi Content Creator

Pertanyaan sederhana yang seringkali ditemui, bagaimana cara menjadi seorang content creator? Caranya, persiapkan apa yang ingin kamu raih.
Aisyah Nadine Sharikha saat ini memiliki lebih dari 400 ribu followers di TikTok dan 51 ribu followers di Instagram. Untuk kamu yang ingin menjadi content creator, ada beberapa tips dari Aisyah. Berikut cara menjadi content creator:

1. Find your niche!

Apa itu niche? Niche adalah pattern atau tema karakteristik yang ingin kamu bangun. Di media sosial misalnya, apakah kamu ingin menjadi seorang *fashion expert, movie reviewer, *atau ahli di bidang tips dan trik perihal otomotif.
Menentukan niche penting agar audiens mengenali dan mengetahui kapan mengunjungi konten kamu. Audiens pun jadi lebih paham konten apa yang bakal kamu bagikan sehari-hari.
“Supaya kita bisa menentukann arah social media, komunitas apa yang ingin kita bangun dan target audiens mana yang ingin kita raih,” kata Aisyah.
Contoh sederhana niche dalam dunia bisnis di media sosial, kamu memiliki bisnis fashion hijab. Target market bisnis kamu adalah perempuan berhijab pada rentang usia 15-24 tahun.
Kemudian tentukan kerangka ide konten atau support pillar kamu. Dalam konteks bisnis hijab, ada spill outfit, tutorial hijab, dan outfit ideas.

2. Strategi dasar dalam membuat konten

Ada beberapa strategi dasar dalam membuat konten, di antaranya hook dan story. Apa itu hook dan story?
  • Hook
Dalam konten video istilah 3 detik pertama dikenal juga dengan 3-golden seconds. Pada momen ini audiens memutuskan apakah mereka akan terus memandangi konten kamu atau beralih. Pancingan yang dapat digunakan untuk membuat audiens bertahan dapat berupa headline, audio, teks, maupun visual video.
  • Story
Cerita berupa konten yang kamu sajikan apakah menarik perhatian audiens. Umumnya, ada skenario kecil atau drama yang disisipkan untuk membuat audiens penasaran. Setelah audiens melalui fase ini, kamu bisa melakukan offering atau penawaran. Apakah audiens tertarik atau tidak untuk melirik konten kamu.
Di samping kedua trik di atas, gunakan strategi L-V-R yaitu lifestyle, value, dan result. Konten yang menunjukkan keseharian kamu dapat meningkatkan kepercayaan audiens. Jangan lupa, sisipkan value yang menunjukkan expertise kamu di bidang tertentu. Jika itu berupa produk, tunjukkan keunggulan produk kamu.
Terakhir, tunjukkan hasil akhir atau testimoni dari pembeli produk kamu. Testimoni dari pelanggan akan membuat calon pelanggan lebih tertarik dan percaya dengan jasa maupun produk yang kamu tawarkan.

Bagaimana Agar TikTok Masuk FYP?

Ada tujuh kunci utama dari Aisyah agar konten video TikTok bisa masuk FYP, di antaranya:

1. Social currency

Ketika kamu membagikan konten baru atau konten yang sifatnya berita untuk kali pertama, ada rasa bangga, keren, dan hebat. Untuk itu, pastikan kamu selalu update konten terkini. Untuk mendapatkan AHA moment ini, perhatikan lingkungan kamu, kira-kira konten seperti apa yang bakal relate dengan banyak orang.

2. Triggers

Berikan audiens kamu alasan mengingat kamu. Pastikan kamu memiliki trigger yang positif.

3. Emotion

Konten yang dapat membangkitkan emosi pengguna akan lebih mudah menarik perhatian. Seperti sudah disinggung dalam poin social currency, konten yang relate dengan mayoritas orang akan lebih disukai dan dibagikan kembali oleh audiens.

4. Public

Konten yang bersifat umum seperti peristiwa terkini atau berita publik akan dibagikan kembali oleh audiens. Dalam konteks bisnis, kamu bisa membagikan kabar terkini soal e-commerce yang lagi naik daun atau kabar terkini yang bersifat berita. Jadi, enggak selalu evergreen content seperti tips dan tutorial.

5. Practical value

Selain konten bersifat news, bagikan juga konten-konten praktis yang informatif dan akan selalu dicari. Yap, untuk konteks ini evergreen content seperti tips dan tutorial pasti dibagikan kembali oleh audiens.

6. Story

Konten yang viral pasti memiliki cerita. Ketika cerita kamu mendapatkan perhatian lebih, artinya skenario dari cerita kamu relevan dengan kehidupan audiens saat ini.

7. Secret strategy

Konten battle atau perbandingan juga menarik untuk disajikan. Seperti konten berpihak pada satu di antara dua pilihan yang akan memancing perdebatan.
Contoh konten mengandung perdebatan yang sempat dilakukan Aisyah yaitu memakan nugget dengan saos sambal atau kecap? Konten yang diunggah di TikTok Aisyah pada 20 April 2020 mendapat atensi lebih dari 640 ribu likes dan 33 ribu komentar. Beberapa konten menarik Aisyah bisa kamu simak di akun TikTok Aisyah Nadine Sharikha.
Di samping itu, kamu perlu memperhatikan unique selling point atau USP pada diri kamu atau produk bisnis kamu. Hal unik tersebut akan membedakan konten kamu dengan konten orang lain.

Pentingnya Branding Bisnis

Setelah memahami kunci sukses menjadi content creator sukses dengan konten FYP, saat mengenali apa itu branding untuk bisnis kamu.
Menurut We Are Social pada 2021, orang Indonesia rata-rata menghabiskan waktu 8 jam 52 menit berselancar di internet. Artinya, kamu memiliki banyak kesempatan untuk meraih target market melalui media sosial.
Ketika kamu sudah memiliki bisnis dan tahu cara mengunggah konten viral, pastikan branding bisnis kamu pun terlihat menarik agar mudah diingat audiens.

Branding

Branding merupakan upaya kreatif yang memberikan informasi kepada masyarakat tentnag perusahaan atau toko kamu. Branding yang baik membuat bisnis kamu terlihat lebih berkesan di mata audiens.

Digital Branding

Digital branding merupakan proses membangun atau membingkai brand secara online seperti membangun website, aplikasi, dan social media. Melalui platform digital, kamu dapat menyampaikan keunggulan bisnis kamu dengan mudah. Nah, promosi yang kamu lakukan di TikTok pun dapat disebut dengan digital branding.
Tujuan dilakukan branding yaitu membangun koneksi dengan pelanggan. Oleh sebab itu, branding memiliki keterkaitan dengan marketing.
Digital branding dan digital marketing biasanya sangat berkaitan, karena branding membutuhkan marketing, tetapi belum tentu sebaliknya, marketing belum tentu membutuhkan branding. Dalam branding membutuhkan waktu yang lama dibandingkan marketing,” kata Yumna.
Mengapa digital branding penting dalam bisnis? Ada lima alasan praktis untuk menjawabnya:
  • Menciptakan interaksi yang baik dengan pelanggan
  • Lebih mudah diingat audiens
  • Menonjolkan brand kamu
  • Memperluas koneksi
  • Membuat bisnis kamu viral

Strategi Efektif dalam Digital Branding

buat halaman Desty Page.jpg
Dalam melakukan branding ibarat menciptakan first impression yang baik untuk orang baru. Pastikan kamu memiliki beberapa elemen penting di antaranya logo, website, brand messaging, email marketing, iklan online, content marketing, dan influencer marketing.
Berikut beberapa tips agar digital marketing campaign berjalan sukses:
  • Kenali target audiens bisnis kamu
  • Lakukan analisis kompetitif
  • Bikin konten yang menarik
  • Tampilkan visual konten dengan konsisten
  • Pastikan iklan kamu terintegrasi
  • Review hasil campaign
Itu dia beberapa tips dan trik membangun branding dan membuat konten TikTok kamu masuk FYP.
Ketika profil TikTok kamu dikenali banyak audiens, pastikan branding kamu terlihat profesional dan mudah diakses audiens. Cara mudah yang bisa kamu lakukan yaitu menyematkan link pada bio.
Link in bio kini menjadi tren untuk meringkas jejak digital dan memperluas jangkauan audiens enggak supaya cuma stuck di satu platform digital. Link seperti Linktree, desty.page, Milkshake App adalah kunci kemudahan interaksi dan menerima feedback langsung dari audiens.
desty.page punya 14 fitur freemium yang dapat kamu akses tanpa biaya langgananan. Seperti bikin carousel, video, nomor kontak WhatsApp, hingga fitur payment langsung. Sehingga tampilan situs resmi kamu enggak terlihat monoton. desty.page cocok untuk mendukung bisnis kamu baik influencer maupun online seller.
Itulah beberapa kunci tips dan trik dari TikTok Creator agar konten kamu masuk FYP. Jangan lupa juga, perhatikan branding kamu di media sosial untuk menarik perhatian audiens lebih banyak lagi.
CTA Button Blog Desty Page.jpg