5 Rahasia Cara Membangun Branding Produk Bisnis yang Bikin Cuan


main img here
Posted by:
Author Unknown
-Published by:
Mengapa setiap bisnis perlu branding? Selain sebagai identitas, branding memperkuat memori audiens akan bisnis kita dalam top of mind mereka.
Kalau kata artikel Forbes tahun lalu, branding yang benar dapat meningkatkan penjualan hingga 10 kali lipat. Branding produk bisnis pun dapat menciptakan image baik dan tahan lama.
Merek tersohor seperti Chanel, Gucci, dan Versace semula dikenal sebagai industri fashion. Namun kini, brand-brand tersebut merambah dunia makeup.
Dalam dunia fast food, McDonald’s dulunya dikenal memproduksi makanan cepat saji dalam bentuk roti lapis burger. Untuk ayam goreng, kita mengenal KFC. Namun, kini McDonald’s dan KFC tidak hanya menjajakan burger dan ayam goreng. Ada camilan dan makanan ringan juga.

Cara Branding Bisnis

Pentingnya branding bisnis terbukti membentuk pola gaya hidup masyarakat. Misalnya, kurang lengkap rasanya kebahagiaan anak-anak jika tidak dibawa ke McDonald’s untuk mendapatkan mainan dari paket menu spesial.
Bagi para sosialita, brand fashion penting ditampilkan agar mereka terlihat lebih berkelas dan memiliki selera. Secara tidak langsung, brand fashion yang dikenakan ikut memengaruhi niche konten dan gaya berkonten.
Inilah pentingnya branding, brand-brand tersebut sudah punya image sendiri di mata masyarakat.
Untuk bisnis Sobat desty, apa tidak tertarik untuk melakukan hal serupa? Yuk, perlahan kamu pasti bisa! Mari kita mulai semuanya dengan mempelajari rahasia di balik sebuah branding yang berhasil.

1. Bikin storytelling yang lekat dengan masyarakat, unik, berbeda

Kekuatan cerita tentang merek yang kamu punya penting agar audiens juga punya ikatan dengan brand kamu. Contohnya, Coco Chanel yang memusatkan ceritanya pada menemukan cara lain untuk mengekspresikan diri. Pada saat memulai, Coco Chanel berada di tengah lautan seniman-seniman terkenal seperti Picasso dan Cocteau.
Di samping itu, kamu dapat membuat konten yang lekat dengan aktivitas masyarakat lokal. Lebih dekat dan realistis, cerita-cerita warga sehari-hari dapat kamu angkat dalam storytelling brand kamu.
Ketika cerita itu dikombinasikan dengan momen hari raya, tentu akan sangat menarik perhatian audiens. Apalagi untuk hari raya besar.

2. Konsisten kunci menjaga kepercayaan audiens

Kamu sering mendengar istilah promosi dari mulut ke mulut, bukan? Promosi dari mulut ke mulut punya efek yang besar pada penjualan. Hal ini hanya orang lakukan kalau mereka percaya pada produk yang mereka tahu bagus.
Ketika promosi warga ke warga berjalan lancar, artinya kamu sebagai pebisnis harus konsisten menjaga kualitas produk. Kamu juga harus berusaha membangun kepercayaan masyarakat dengan konsisten pada produk.
Bukan hanya dari segi kualitas, tetapi juga konsisten pada pelayanan, dan branding yang kamu bangun.

3. Pertahankan loyalitas pelanggan

Memiliki pelanggan tetap pasti impian semua pebisnis. Untuk bisa mengubah calon pelanggan biasa menjadi pelanggan tetap perlu usaha ekstra.
Kamu bisa melakukan penawaran benefit untuk mereka dan meningkatkan pelayanan. Dengan memperhatikan pelanggan biasa, mereka akan terkesan dan lebih percaya dengan produk bisnis kamu.

4. Gunakan iklan dengan target

Inti dari branding adalah agar saat konsumen ingin membeli produk, mereka mengingat produk bisnis kamu. Maka dari itu, gunakan iklan tertarget agar konsumen kembali teringat produk-produk milikmu saat akan berbelanja.
Iklan tertarget ini bisa kamu pasang di berbagai media, bisa melalui Google Ad Sense atau media sosial semacam Facebook Ads, Instagram Ads, atau TikTok for Business.

5. Iklan dengan warna senada

Jika empat langkah di atas sudah kamu ikuti, selanjutnya tinggal melakukan eksekusi pada iklan. Kamu dapat memasang iklan atau segala sesuatu yang berhubungan dengan brand menggunakan tema warna senada.
Mengapa perlu iklan dengan warna senada? Agar ketika calon pelanggan melihat warna tertentu, mereka langsung ingat produk bisnis milikmu.
Misalnya kamu melihat deretan tempat makan, kalau warna merah dan kuning sudah pasti itu McDonald’s. Jika restoran dominan warna ungu, pasti kamu sudah bisa menebak kalau itu Taco Bell.
Itulah rahasia cara branding produk bisnis menghasilkan cuat melimpah dan keuntungan hingga 10 kali lipat. Jangan pernah merasa terlambat, karena timeline tiap orang maupun pebisnis berbeda.
Yuk, mulai branding bisnis kamu dan lihat bagaimana calon pelanggan mengingat produk dari brand bisnis kamu.
CTA Button Desty Omni.jpg