Biaya Admin Marketplace Termurah Bukan di Shopee, Desty Store Bisa Jadi Tempat Jualan Terbaik


main img here
Posted by:
Author Unknown
-Published by:
Kebiasaan belanja online kini menjadi lumrah setelah kebijakan cashless hingga kemudahan yang dirasakan.
Belanja online tidak hanya memberikan kemudahan transaksi bagi penjual dan pembeli, tetapi memberikan lapak pekerjaan untuk para kurir.
Ngomong-ngomong soal belanja online, riset terbaru dari Ipsos menyebut Tokopedia menjadi yang marketplace yang dengan kualitas produk terbaik.
Namun, untuk popularitas marketplace Shopee jauh lebih unggul dibandingkan lapak jualan online yang lain.
Terlepas dari kedua indikator terbaik dan terpopuler di masyarakat Indonesia, biaya admin di setiap marketplace menetapkan tarif berbeda.

Daftar Biaya Admin Marketplace di Indonesia

Setiap marketplace memiliki peraturan terkait biaya admin yang diberikan kepada penjual.
Lebih lanjut soal biaya admin marketplace di Indonesia berikut rinciannya:

Biaya Admin di Shopee

Shopee Indonesia terbilang marketplace paling populer di antara lapaj jualan online lainnya.
Selain karena beriklan di mana-mana, Shopee memiliki banyak promo dan potongan yang menggiurkan calon konsumen.
Dalam situs resmi Shopee yang baru diperbarui pada Mei 2022, biaya admin untuk Penjual Non-Star dan Penjual Star & Star+ memiliki perbedaan.

Biaya Admin Penjual Shopee Berstatus Non-Star

Biaya admin yang dikenakan kepada penjual Shopee berstatus Non-Star harus memiliki syarat-syarat berikut:
  • Penjual memiliki pencapaian minimal 100 total pesanan yang sudah selesai sejak bergabung sebagai penjual di Shopee.
  • Status penjual di Shopee adalah Non-Star.
Untuk memeriksa jumlah pesanan yang sudah terselesaikan sejak bergabung di Shopee, berikut langkah-langkahnya:
  1. Buka aplikasi Shopee dan masuk ke laman Saya.
  2. Pilih Toko Saya > Penghasilan Saya > Pesanan Selesai.
  3. Pilih Periode waktu saat bergabung menjadi penjual di Shopee.
Rincian perhitungan biaya admin untuk penjual berstatus Non-Star di Shopee:
Biaya Admin Penjual Shopee Non-Star = (Harga Asli Produk - Diskon Produk dan/atau Voucher Diskon Ditanggung Penjual) x 2,5% / 1,7% / 1,25% (tergantung jenis kategori produk A / B / C dapat disimak di sini).
Untuk ilustrasi perhitungan biaya admin penjual Shopee Non-Star simak gambar di bawah ini:
Biaya Admin Shopee Non-Star
©Shopee
Biaya admin penjual Shopee Non-Star akan ditetapkan jika jumlah pesanan selesai mencapai angka 100 per hari Rabu pukul 00.00 WIB setiap minggu. Untuk biaya admin akan dipotong setiap hari Jumat pukul 00.00 WIB pada pekan tersebut.
Contoh:
Pesanan terselesaikan oleh penjual Shopee Non-Star mencapai 100 pesanan pada Rabu, 15 Juni 2022 pukul 00.00 WIB. Maka pemotongan biaya admin dilakukan pada Jumat, 17 Juni 2022 pukul 00.00 WIB.

Biaya Admin Penjual Shopee Berstatus Star dan Star+

Biaya admin yang dikenakan kepada penjual Shopee berstatus Star dan Star+ wajib telah bergabung dalam program Star atau Star+.
Untuk memeriksa biaya administrasi dapat dilakukan pada laman Pesanan Saya dan Penghasilan Saya melalui Seller Centre atau aplikasi Shopee.
Pemotongan biaya admin dilakukan secara otomatis oleh pihak Shopee.
Rincian perhitungan biaya admin untuk penjual berstatus Star dan Star+ di Shopee:
Biaya Admin Penjual Shopee Star dan Star+ = (Harga Asli Produk - Diskon Produk dan/atau Voucher Diskon Ditanggung Penjual) x 3,2% / 2,5% / 1,75% (tergantung jenis kategori produk A / B / C dapat disimak di sini).
Angka 3,2% di atas merupakan potongan 20% dari biaya admin sebesar 4%.
Untuk ilustrasi perhitungan biaya admin penjual Shopee Star dan Star+ simak gambar di bawah ini:
Biaya Admin Shopee Star dan Star+
©Shopee
Itu dia rincian potongan biaya admin bagi penjual Shopee dengan status Non-Star maupun Star dan Star+.
Sebagai catatan, biaya admin tidak dikenakan pada ongkir dan diskon produk, serta voucher. Biaya tersebut ditanggung penjual.
Untuk pemberitahuan terkini tentang biaya admin Shopee, cek berkala di situs resmi Pusat Edukasi Penjual Shopee.

Biaya Admin di Tokopedia

Marketplace Tokopedia memberikan biaya admin atau biaya layanan terhadap toko berstatus Power Merchant dan Power Merchant PRO.
Biaya layanan di Tokopedia diperbarui per tanggal 6 Juni 2022. Biaya layanan dikenakan per produk yang terjual yang dibagi dalam lima kategori berdasarkan huruf abjad yaitu Kategori Grup A, Grup B, Grup C, dan Grup D.
Untuk biaya layanan di Tokopedia dimulai dari 0,5% untuk regular Merchant dan 1,5% untuk keanggotaan Power Merchant.
Rincian biaya layanan di Tokopedia berdasarkan tipe merchant dapat disimak melalui gambar di bawah ini:
Biaya Admin Tokopedia
©Tokopedia
Lebih lanjut soal produk terjual berdasarkan kategori simak di sini.
Sebagai catatan, biaya layanan yang ditetapkan Tokopedia sudah termasuk Pajak Pertambahan Nilai atau PPN sesuai peraturan perpajakan di Indonesia.
Pastikan toko berstatus Power Merchant dan Power Merchant PRO berstatus aktif, Jika non-aktif maka akan dikenakan biaya layanan mulao 0,5% per produk terjual setelah terjadi 100 transaksi sejak 14 Juni 2021.
Bukti pemotongan biaya layanan Tokopedia dapat dilihat melalui Riwayat Saldo.

Biaya Admin di Bukalapak

Biaya layanan di Bukalapak terbagi menjadi dua berdasarkan jenis pelapak, yaitu Pelapak Biasa dan Super Seller.
Untuk Pelapak Biasa tidak dikenakan biaya layanan, tetapi Super Seller dikenakan 0,5% per transaksi.
Dalam situs resmi Bukalapak, disebutkan lima keunggulan jika Pelapak Biasa melakukan upgrade ke Seller Super:
  1. Mendapatkan badge Super Seller jika memiliki skor lapak 75 atau lebih.
  2. Program voucher gratis ongkir.
  3. Mengikuti campaign dengan biaya 0%.
  4. Muncul pada prioritas di pencarian.
  5. Dapat mencairkan Buka Dompet sebanyak dua kali sehari.
Untuk mengetahui pembaruan terkini simak di situs resmi Bukalapak ya.

Biaya Admin di Lazada

Markeplace Lazada menetapkan biaya admin atau payment fee sebesar 1,82% yang diambil dari harga produk.
Contoh jika berbelanja produk di Lazada seharga Rp500.000 maka penjual akan dikenakan biaya layanan sebesar Rp9.100.
Biaya tersebut belum termasuk biaya asuransi dan kirim.

Biaya Admin di Blibli

Blibli menyediakan fitur FAQ untuk para penjual yang akan membuka lapak jualan online.
Untuk biaya admin atau pada Blibli disebut komisi, penjual dikenakan biaya admin sekitar 2% hingga 8% tergantung pada kategori produk.
Contohnya, kategori produk fashion dengan kommisi 2% hingga 8%, untuk gawai atau gadget sebesar 2% hingga 5%, dan tiket atau voucher sebesar 2% hingga 3%.
Meski biaya admin untuk panjual di Blibli terbilang tinggi, tetapi penjual mendapatkan gratis ongkir dan asuransi, bebas denda serta deposit.

Desty Store Bikinin Website Toko Online Gratis

Berbeda dengan konsep jualan di marketplace, Desty Store menawarkan kemudahan merintis dan mengembangkan usaha lewat situs toko online secara gratis.
Dalam lima menit, pemilik toko atau penjual dapat membuat situs resmi untuk toko online tanpa dikenakan biaya.
Berikut cara membuat situs toko online di Desty Store:
  • Kunjungi laman Desty Store di https://desty.store/.
  • Klik Daftar pada pojok kanan atas.
  • Masukkan nomor ponsel untuk mendaftar akun di Desty.
  • Lengkapi informasi toko yang diperlukan.
  • Tambah produk, nomor rekening bank, serta desain toko.
  • Pilih metode pembayaran dan pengiriman.
  • Terbitkan situs toko dan mulai berjualan.

Fitur menarik Desty Store

Selain gratis untuk pembuatan situs, Desty Store memiliki empat fitur menarik untuk digunakan penjual:

1. Fitur Menu Produk

  • Penjual dapat melakukan tambah produk secara manual atau memindahkan dari e-commerce.
  • Dapat menentukan harga grosir atau satuan.
  • Mengatur dan mengelompokkan produk.
  • Memeriksa status produk yang ada.

2. Fitur Menu Toko

  • Desain toko dengan bebas.
  • Atur cara pembayaran.
  • Pilih jasa kurir.
  • Personalisasi detail toko seperti URL, logo, serta informasi pelayanan pelanggan.
  • Tetapkan diskon produk dan ongkos kirim untuk meningkatkan minat konsumen.

3. Fitur Menu Analitik

  • Memantau perilaku audiens yang mengunjungi toko Desty Store.
  • Melakukan analisis konsumen di toko menggunakan pihak ketiga seperti Google Analytics, Facebook Pixel, dan TikTok Pixel.

4. Fitur Menu Pengaturan

  • Mengatur tampilan bahasa yang digunakan.
  • Melakukan personalisasi terhadap notifikasi agar pelanggan mengetahui status transaksi dan pesanan.
Selain beberapa fitur menarik di atas, Desty Store dapat terintegrasi dengan produk Desty lain seperti bio link tool Desty Page.
Desty Page dilengkapi dengan fitur-fitur untuk branding dan menampilkan foto produk beserta sematan link untuk pengalaman landing page yang lebih ringkas dan praktis.
Dengan memiliki Desty Store dan Desty Page, penjual dapat melakukan branding dan pemasaran melalui link in bio, serta memaksimalkan pengalaman belanja online calon konsumen lewat Desty Store.
Setelah membandingkan beberapa biaya admin marketplace populer di atas, menurut Sobat Desty mana platform terbaik yang digunakan untuk berjualan?
CTA Button Blog Desty Store.jpg