Belajar dari Jasa Screenshot iPhone yang Viral, Pasar Bisa Diciptakan


main img here
Posted by:
Author Unknown
-Published by:
Jasa screenshot dari layar ponsel iPhone terbilang baru untuk bisnis jasa era sekarang. Hampir tidak ada yang menyangka jasa ini akan laris.
Dengan rentang harga murah mulai dari Rp500 hingga dua ribu rupiah, pelanggan jasa screenshot iPhone bisa flexing di media sosial.
Jika dibandingkan dengan ponsel Android, produk dari brand Apple memang memiliki pasarnya sendiri tanpa harus bersaing dengan ponsel Android.

Cara Menciptakan Pasar Bisnis

Belajar dari bisnis jasa screenshot iPhone di media sosial, berikut beberapa cara menciptakan pasar bisnis:

1. Melakukan Inovasi

Hampir semua layanan produk maupun jasa melakukan inovasi di setiap perkembangan era. Contoh kecil ketika toko fisik dan toko online beradu di era pandemi.
Dalam situasi jasa screenshot layar iPhone, transaksi jual beli dilakukan via aplikasi chat tanpa bertemu tatap muka.
Negosiasi jasa dan penyerahan hasil produk pun hanya dapat dinikmati melalui platform digital. Pelanggan seperti membeli karya digital dengan transaksi digital.

2. Ada Komunitas

Pelanggan dari jasa screenshot layar iPhone berkembang karena adanya komunitas jasa yang menyediakan.
Kesepakatan beberapa orang menyediakan jasa screenshot iPhone hadir ketika melihat banyak peminat ponsel iPhone tetapi belum mampu membeli ponsel iPhone.
Dari satu pelanggan, aktivitas ini berjalan untuk kebutuhan flexing di media sosial.
Pemasaran pun berjalan melalui teknik word of mouth (WOM) untuk mendatangkan pelanggan baru.

3. Menerapkan Blue Ocean Strategy

Sampai sekarang belum ada ponsel yang mampu menyaingi teknologi dari produk-produk Apple, salah satunya iPhone untuk pasar ponsel genggam.
Brand Apple tidak menerapkan sensitivitas harga sehingga menciptakan pasar yang benar-benar mampu membeli ponsel dan mengikuti ekosistem penggunaan perangkat gawai lainnya.
User experience yang ditawarkan pun saling berhubungan dari satu gawai ke gawai lain, seperti pengguna iPhone lebih mudah melakukan transfer data ke pengguna MacBook atau iPad karena adanya AirDrop yang hanya tersedia di produk Apple.
Inovasi teknologi ini yang membuat pengguna iPhone berada di kolam berbeda dengan pengguna ponsel Android. Sehingga, beberapa brand berusaha menembus atau bermain di kolam market pengguna iPhone.
iPhone menciptakan lifestyle baru yaitu simplicity dan kecepatan teknologi. Sehingga banyak audiens yang tertarik untuk menjadi bagian dari lifestyle Apple, tetapi banyak juga yang belum mampu atau enggan merogoh banyak kocek untuk mengikuti lifestyle tersebut.

4. Riset Target Pasar

Riset berkala untuk target pasar sudah menjadi kewajiban setiap pemilik usaha. Ketika perilaku target pasar berubah, maka perlu inovasi untuk mempertahankan pelanggan.
Target pasar dari bisnis jasa screenshot iPhone hadir ketika beberapa pengguna iPhone dan pengguna Android berada di circle yang sama dan menemukan win-win solution untuk memenuhi kebutuhan masing-masing.
Itu dia beberapa hal yang dapat dipelajari dari jasa screenshot layar iPhone. Agar terlihat menjadi bagian dari lifestyle Apple, audiens menawarkan peluang tersebut dengan imbalan uang.
Kalau menurut Sobat Desty, apa lagi nih yang dapat dipelajari dari jasa bisnis screenshot iPhone?
CTA Button Blog Desty Page.jpg