Apa itu Hedon dan Tinjauan Psikologis dalam Shopping


main img here
Posted by:
Author Unknown
-Published by:
Istilah shopping dalam bahasa Inggris begitu familiar di kalangan kita.
Shopping adalah aktivitas belanja yang ternyata juga punya tinjauan psikologis lho.
Teman desty tentu saja tahu bukan jika gender perempuan sering diidentikkan memiliki kegemaran belanja.
Bukan hanya online tetapi juga belanja langsung di toko atau mall dalam waktu yang lama.
Apa sebenarnya arti shopping dan bagaimana perspektif psikologis memandang hal ini?

Apa itu Shopping?

Shopping adalah aktivitas untuk membeli sesuatu yang menjadi kebutuhan atau keinginan seseorang.
Saat ini cara belanja bisa dilakukan secara online maupun offline.
Belanja menjadi salah satu bagian dari gaya hidup.
Bagaimana seseorang mampu berbelanja efektif untuk memenuhi kebutuhan hidup, atau sekadar menjadi bagian dari hobi untuk hiburan dan kesenangan.

Tinjauan Shopping Secara Psikologis

Sebuah penelitian di Universitas Kentucky yang rilis pada tahun 1995 menyebutkan bahwa aktivitas belanja dapat merangsang produksi hormon dopamine seseorang.
Penelitian lain di Universitas Indiana pada tahun 2005 menyebutkan, seseorang cenderung akan menghabiskan banyak uang di tempat belanja yang lokasinya berada di luar komunitasnya.
Misalnya seseorang yang belanja di mall baru, tempat-tempat yang baru dan sejenisnya.
Pope, dalam penelitiannya di tahun 2005 juga menyebutkan, kemungkinan orang yang mengejar diskon saat belanja seperti midnight sale akan sangat mungkin memiliki risiko penyesalan atas keputusan belanja yang salah.
Nah, secara gender, seorang perempuan memiliki kecenderungan lebih lama dalam belanja, Teman desty.
Pucinelli selaku pakar psikologi konsumen menyebutkan alasannya, bahwa seorang perempuan cenderung akan lebih menggali sebuah informasi secara detail.
Enggak heran kalau perempuan lama bertanya harga, meminta diskon, dan sejenisnya.
Mungkin kamu juga pernah merasakannya bukan?

Mengenal Motivasi Hedonic Shopping

Istilah hedon dalam belanja sering mendapatkan persepsi negatif.
Padahal secara psikologi, ada beberapa aspek motivasi yang perlu dipahami.
Idea shopping adalah salah satu motivasi hedonis dalam berbelanja yang memiliki makna positif.
Seseorang berbelanja sebagai cara untuk belajar suatu trend, idea, dan mode terbaru untuk kepentingan tertentu.
Selain itu, hedonic shopping juga mencakup adventure shopping, yakni keinginan berbelanja seseorang untuk tujuan berpetualang, merasakan hal-hal yang seolah di luar dunianya.
Ada juga motivasi social shopping di mana seseorang melakukan aktivitas belanja untuk memenuhi kebutuhan sosialnya dalam berinteraksi dengan banyak orang.
Nah, enggak cuma tinjauan psikologi aja ya.
Jika dihubungkan dengan budaya pun, aktivitas shopping ini bisa memiliki sudut pandang yang beda.
Transaksi online di marketplace misalnya lebih dekat dengan istilah shopping.
Selain berbelanja, ada baiknya kamu juga berlatih berbisnis dengan memiliki online shop sendiri.
Praktisnya, kamu bisa memulai dari desty.store yang memudahkan Teman desty bertransaksi online.
Untuk mempercantik business branding, kamu bisa intip dan cobain fitur desty.page sebagai bio link tool media sosial kamu.
Gimana Teman desty, shopping itu punya fakta-fakta menarik yang ternyata belum kita tahu sebelumnya bukan?