Mengintip Algoritma Instagram di Tahun 2022, Seperti Apa?


main img here
Posted by:
Author Unknown
-Published by:
Pebisnis online harus paham tentang algoritma Instagram. Apa alasannya?
Perkembangan teknologi yang sangat pesat memunculkan hal baru dalam dunia kerja. Mulai redupnya cara marketing konvensional, berubah menjadi pemasaran secara media sosial. Alasannya tentu saja tentang jumlah audiens. Bila dulu marketing hanya bisa lewat bagi-bagi brosur, kini dengan kerja yang lebih mudah, cakupan pemasaran lebih luas. Terima kasih berkat internet yang menjadikan hal apapun mendunia.
Instagram menjadi satu bagian dari internet yang bisa kamu manfaatkan semaksimal mungkin dalam memperkenalkan dan memasarkan produk. Bagaimana tidak, dengan pengguna aktif yang mencapai 2 miliar setiap bulannya menjadikan Instagram sebagai tempat terbaik dalam menyusun strategi marketing. Lewat langkah-langkah yang tepat, bukan mustahil usahamu bakal dikenal jutaan orang yang penasaran dan menginginkan produk jualanmu. Lewat Instagram, kamu bisa membangun kredibilitas dan merangkul pelanggan secara lebih nyata lewat engagement, sekaligus memberikan satu ruang interaksi antara konsumen dan produsen dengan lebih baik.

Mengenal algoritma Instagram yang tentukan kesuksesan marketingmu

Ilustrasi belajar algortima.jpg
Instagram bukan sekadar asal posting konten-konten saja. Lebih dari itu, kamu harus punya strategi cantik dan terarah demi meraih kesuksesan. Salah satu yang wajib kamu ketahui adalah tentang algoritma Instagram.
Algoritma Instagram sebenarnya merupakan hal baru di media sosial ini. Lebih tepatnya ketika platform tersebut dipersiapkan sebagai tempat yang lebih produktif. Muncul sejak 2016 lalu, algoritma Instagram merupakan parameter yang melacak jenis dan tipe konten yang paling favorit di antara pengguna. Imbasnya, konten yang disukai akan mendapatkan semacam privilege, lebih sering terlihat oleh para pengguna media sosial ini.
Ini pula yang menjadi alasan, sebuah konten, yang terkadang menurutmu “kurang mengigit” bisa mendapatkan reach sangat banyak. Sementara kontenmu, yang kamu buat sepenuh hati, hanya segitu-segitu saja. Jadi ada alasan kuat mengapa kamu harus tahu dan paham tentang algoritma Instagram.

Bagaimana algoritma Instagram mengenal sebuah konten?

Ilustrasi alur algoritma instagram.jpg
Sebagai catatan, algoritma Instagram tidak bekerja secara acak. Teknologi ini menggunakan Artificial Intelligence atau AI yang setiap waktu terus berkembang dan berubah. Hal ini terjadi karena adanya berbagai data baru yang datang dan pergi, yang kemudian dipelajari oleh Instagram menggunakan teknologi machine learning.
Kini saatnya untuk mengetahui lebih dalam bagaimana algoritma Instagram mengenal sebuah konten. Ada empat faktor penting yang wajib kamu ketahui demi merebut perhatian pada sistem algoritma Instagram. Apa saja?

Instagram mengenal sistem kekerabatan

Salah satu misi Instagram adalah menjaga lingkaran orang-orang terdekatmu. Nah, kedekatan ini juga memberi andil penilaian dari Instagram terhadap akunmu. Untuk mengetahuinya, perhatikan stories yang muncul paling awal (saat membuka akunmu), yang mayoritas adalah stories kiriman orang-orang yang sering berhubungan denganmu lewat media sosial. Instagram memberikan penilaian tersebut lewat aktivitas yang kamu lakukan dengan akun-akun lain, seperti chat, reaksi di setiap postingan, dan lain-lain.
Ada sebuah bocoran dari seorang karyawan Instagram bahwa profile search memberi petunjuk pada algoritma Instagram dalam meningkatkan ranking post sebuah profil ke feed milikmu. Artinya, semakin sering kamu cari, semakin banyak pula postingan-postingan akun tersebut muncul di feed-mu.

Semakin favorit, semakin sering muncul

Sering memperhatikan bahwa feed Instagram-mu sering terisi dengan hal-hal favorit yang kamu ikuti di media sosial itu? Misal, kamu banyak mengikuti atau menonton Reels tentang fashion. Tak usah heran bila feed-mu bakal penuh dengan berbagai konten yang berhubungan dengan tata busana.
Sebagai catatan penilaian Instagram tentang ketertarikanmu terhadap sebuah topik konten bakal terus berubah. Tergantung pada apa yang sering kamu simak saat bermedia sosial.

Instagram menyukai konten dengan engagement tinggi

Hal lain yang harus kamu pelajari tentang algoritma Instagram adalah performa konten. Semakin tinggi engagement-nya, semakin tinggi pula prioritas konten tersebut. Engagement di sini adalah jumlah interaksi audiens yang meliputi likes, komentar, share, save, seberapa betah pengguna menikmati postingan (durasi), hingga aksi apa yang mereka lakukan setelah melihat konten tersebut. Bila semakin disukai banyak orang, algoritma Instagram juga akan membuat konten tersebut mendapatkan reach dan visibilitas yang lebih tinggi.
Yang unik, tingkah laku seorang user dalam berinteraksi dengan postingan juga mendapat perhatian dari algoritma Instagram. Bila seorang pengguna menikmati konten dengan durasi singkat, algoritma Instagram akan mencoba lebih efektif dengan mendahulukan postingan-postingan yang relevan. Sebaliknya, bila kamu suka berlama-lama di medsos ini, Instagram pun juga punya banyak waktu dan hal memberikan beragam konten, dari yang viral hingga yang yang baru saja diunggah.

Ketepatan waktu posting

Untuk kamu catat, setiap postingan terbaru secara otomatis muncul di feed teratas untuk followers-mu. Karena itu, pelajari kapan waktu terbaik meluncurkan sebuah konten. Pastikan itu merupakan jam di mana mayoritas audiens aktif ber-Instagram.
Namun untuk memudahkan dirimu, sebuah riset pengguna Instagram dari Sprout Social menunjukkan bahwa di tahun 2020, waktu terbaik posting konten di Instagram adalah antara pukul 9 pagi dan 5 sore. Sementara hari terbaik untuk engagement tertinggi adalah Selasa dan yang terendah pada hari Minggu. Dengan mengetahui hal ini, kamu pun tahu kapan waktu posting dan memperoleh reach terbaik untuk akun Instagram, dalam hal ini secara global.
Ingin tahu waktu terbaik untuk posting di akun Instagram-mu? Manfaatkan bantuan lewat social media analytics tools yang bisa kamu dapatkan di internet, seperti Iconosquare, IG Blade, minter.io, dan lain-lain.

Cara kerja algoritma Instagram di tahun 2022

Ilustrasi instagram populer.jpg
Selain memahami hal-hal yang mempengaruhi algoritma Instagram, ketahui juga cara kerja algoritmanya. Apa saja?

Algoritma Instagram Feed

Ada empat faktor yang memberi pengaruh algoritma Instagram pada konten feed. Pertama adalah informasi tentang konten tersebut. Mulai dari tampilan yang menarik, intensitas engagement audiens pada konten, interaksi yang ada dalam postingan (time spent, likes, komentar, simpan video atau foto, dan taps on profile).
Ada kaitan antara ketertarikan seseorang dengan algoritma Instagram. Pimpinan Instagram, Adam Mosseri mengatakan bahwa semakin kamu ingin berpartisipasi, Instagram akan semakin memberi perhatian, dan semakin sering pula postingan itu kamu lihat.

Algoritma Instagram untuk Story

Ada kemiripan antara cara kerja algoritma Instagram Story dengan algoritma feed. Semakin sering kamu berinteraksi dengan seseorang, semakin terdepan pula Story dari akun tersebut muncul di akunmu.
Kunci untuk tingkatkan algoritma Instagram Story adalah konsistensi. Unggah Story secara rutin agar mendapatkan perhatian yang lebih besar dari audiens dan meningkatkan jumlah views. Akan lebih baik bila dari Story tersebut, audiens tertarik untuk mengunjungi profilmu sehingga meningkatkan engagement rate dan membuat algoritma Instagram berpihak padamu.

Algoritma untuk Insta-Reels

Intinya, buatlah Reels sebaik mungkin. Mulai dari ide, alur cerita, hingga kualitas gambar. Semakin baik dan jernih tampilan Reels, semakin disukai audiens, dan semakin besar pula algoritma Instagram memberi perhatian. Untuk tingkatkan views dan engagement, gunakan pula tagar yang tepat pada caption Reels di feed Instagram.

Algoritma Instagram untuk laman Explore

Untuk urusan yang satu ini agak tricky karena Explore memberikan konten-konten secara random, namun tetap berpegang pada apa yang kamu sukai. Namun Instagram memiliki empat syarat agar sebuah konten bisa tampil di laman Explore.
Pertama, jumlah dan kecepatan audiens dalam berinteraksi dengan postingan kamu.
Kedua, interaksi kamu dengan akun-akun di Instagram. Ketiga, catatan tentang postingan seperti apa yang kamu suka dan simpan. Keempat, penggunaan caption atau hashtag.
Algoritma Instagram menjadi catatan bahwa tingkah lakumu di media sosial dipantau dan diperhatikan (dalam artian positif), yang kemudian akan menjadi cara bagi Instagram untuk membagikan konten yang sesuai dengan keinginanmu.
Begitulah cara algoritma Instagram bekerja. Pengetahuan ini bisa kamu teliti dan coba untuk memajukan usahamu. Ilustrasinya seperti ini, seorang pelanggan setia akan terus kembali karena ia mendapat perhatian lebih. Layaknya memesan di warung langganan dengan frasa, “Seperti biasanya, Pak,” dan pedagang akan memahami dan membuatkan pesananmu.
Agar pelanggan setia makin betah, permudah pula urusan belanja mereka. Lengkapi usahamu lewat berbagai fitur menarik dari desty.App. Di platform ini kamu bisa mengembangkan bisnis dengan membuka toko sendiri, mengatur cara pengiriman dan pembayaran, hingga memahami kebutuhan dan kemudahan pelanggan lewat ID Desty Menu.
Seperti algoritma Instagram, hanya saja desty.App punya cara yang sederhana untuk buat dirimu bahagia.